Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, Rusli Prihatevy turut mengapresiasi bulan bhakti Karang Taruna Kota Bogor yang dikemas dalam kemah bhakti dan diikuti oleh seluruh lapisan Karang Taruna. Rusli mengatakan, pihaknya dari legislatif akan terus mendukung keberlangsungan Karang Taruna di Kota Bogor.
Namun, lanjut Rusli, ada beberapa tandangan yang memang harus dihadapi di masa yang akan datang dan menjadi catatan juga bahwa tantangan yang pertama adalah sumber daya dan support anggaran. “Mudah-mudahan saya hadir di sini mewakili para ketua DPRD bersama rekan-rekan dan juga ada dari pemerintah kota bisa memaksimalkan potensi anggaran untuk pemberdayaan Karang Taruna ke depan.
“Selanjutnya tantangannya adalah tentu bagaimana bisa para pemuda ini diberikan apresiasi. Terkadang kita lupa bahwa prestasi-prestasi yang didapatkan ini lebih tersirat terhadap simbolnya saja. Oleh karenanya, kami di DPRD Insyaallah karena sebentar lagi juga ada pembahasan KUA PPAS 2025, nanti kami bersama pemerintah kota semoga maksimalkan anggaran untuk Karang Taruna kota Bogor,” tambahnya.
Ketua Karang Taruna Kota Bogor, Asep Nadzarullah menuturkan, kemah bhakti Karang Taruna memang sudah rutin dilaksanakan untuk memperingati bulan bhakti Karang Taruna yang jatuh setiap tanggal 26 September.
Adapun tema dalam kemah bhakti Karang Taruna ke-64 ini yakni meningkatkan solidaritas, soliditas dan kualitas. “Hari ini kita melaksanakan kemah bhakti Karang Taruna. Mudah-mudahan menjadi momentum bersejarah karena Karang Taruna ini organisasi yang mengedepankan bidang sosial,” imbuhnya.
Pria yang akrab disapa Kevin itu berpesan bahwa Karang Taruna Kota Bogor harus tetap bisa berperan aktif terutama di bidang sosial, membantu siapapun yang membutuhkan bantuan.
“Karang Taruna ini menjadi ujung tombak di bidang sosial di tengah masyarakat sehingga saya berharap kita semua dapat terus menjaga kekompakan, silaturahmi. Karang Taruna harus kompak dalam situasi apapun, harus tetap bersatu dan solid,” tegasnya.