Selain itu, Salah satu agenda penting yang akan dilaksanakan sebelum puncak perayaan Oktober nanti adalah pengaktifan kembali ikatan pasan pela antara Desa Sofyanin dan Makatian. Ini menjadi bentuk pelestarian nilai pela gandong Maluku yang selama ini menjadi warisan budaya persaudaraan antar negeri.
“Kami ingin momentum ini menjadi titik balik kebangkitan budaya, iman, dan persatuan diaspora Sofyanin di mana pun berada,” pungkas Erik.
Sofyanin Panggil Pulang 2025: Menjaga Tanah, Merawat Budaya, Menumbuhkan Iman
Dengan semangat adat, iman, dan persaudaraan, Sofyanin memanggil kembali anak negeri dari berbagai penjuru dunia. Setiap langkah pulang bukan hanya nostalgia, melainkan tekad bersama untuk menjaga warisan leluhur dan membangun masa depan lintas generasi.