• Jumat, 23 Oktober 2026

Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Aset Rampasan Negara Senilai Rp7 Triliun di Bangka Belitung

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Selasa, 7 Oktober 2025 | 14:05 WIB
Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Aset Rampasan Negara Senilai Rp7 Triliun di Bangka Belitung
Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Aset Rampasan Negara Senilai Rp7 Triliun di Bangka Belitung
  • 195 unit alat pertambangan

  • 680.687,6 kg logam timah

  • 6 unit smelter

  • Selain aset fisik, terdapat uang tunai yang telah disetorkan ke kas negara senilai:

    • Rp202.701.078.370

    • USD3.156.053

    • JPY53.036.000

    • SGD524.501

    • EUR765

    • KRW100.000

    • AUD1.840

    Presiden Prabowo menyebut total nilai aset yang telah disita dan diserahkan mencapai Rp6 hingga Rp7 triliun, belum termasuk potensi besar dari logam tanah jarang (rare earth/monasit).

    “Nilainya dari enam smelter dan barang-barang yang disita mendekati Rp6–7 triliun. Tapi tanah jarang yang belum diurai, mungkin nilainya sangat besar. Monasit itu bisa mencapai 200 ribu dolar per ton,” ungkap Presiden.

    Presiden Prabowo juga mengungkapkan bahwa total kerugian negara akibat aktivitas tambang ilegal di kawasan PT Timah diperkirakan mencapai Rp300 triliun, menggambarkan besarnya kebocoran kekayaan negara yang harus segera dihentikan.

    “Kita bisa bayangkan kerugian negara dari enam perusahaan ini saja, kerugian total mencapai Rp300 triliun. Ini harus kita hentikan,” tegasnya.

    Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
    di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
    Halaman:

    Editor: Redaksi Mahatva

    Terkini

    X