Dukungan untuk UMKM
Pemerintah juga menyiapkan stimulus tambahan di Kuartal IV-2025 sebagai bantalan ekonomi yang menjangkau lebih dari 30 juta keluarga penerima manfaat.
“Arahan Bapak Presiden, bantalan stimulus tambahan itu ditujukan hingga desil keempat, menjangkau lebih dari 30 juta keluarga penerima manfaat,” jelas Airlangga.
Event Ritel dan Pendorong Konsumsi
Untuk menjaga momentum konsumsi masyarakat, pemerintah akan menggelar sejumlah event belanja nasional seperti:
HARBOLNAS (10–16 Desember 2025) dengan target transaksi hingga Rp35 triliun
BINA Hari Belanja Diskon Indonesia
EPIC Sale akhir Desember 2025
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat demand domestik menjelang akhir tahun dan menjadi katalis pertumbuhan ekonomi kuartal IV.
Sebagai bentuk dukungan mobilitas masyarakat pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, pemerintah juga menyiapkan stimulus tarif transportasi, di antaranya:
Diskon 30% tarif kereta api untuk 1,5 juta penumpang (22 Des 2025 – 10 Jan 2026)
Diskon 20% tarif angkutan laut Pelni bagi 405 ribu penumpang (17 Des 2025 – 10 Jan 2026)
Potongan biaya jasa pelabuhan untuk penyeberangan ASDP bagi 227 ribu penumpang dan 491 ribu kendaraan
Sementara untuk transportasi udara, akan diberikan diskon tiket pesawat melalui skema PPN Ditanggung Pemerintah (DTP), diskon fuel surcharge, dan penurunan harga avtur, sehingga masyarakat dapat menikmati penurunan harga tiket 12–14 persen.
Kebijakan ini berlaku untuk pembelian 22 Oktober 2025 – 10 Januari 2026 dan periode penerbangan 22 Desember 2025 – 10 Januari 2026.
“Selain itu, ada juga dukungan event wisata dan paket yang dibundling dengan kuliner dan UMKM,” pungkas Airlangga.