• Kamis, 15 Oktober 2026

Dari Sampah Jadi Bernilai, Warga Binaan Lapas Cibinong Belajar Budidaya Maggot

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:52 WIB
Lapas Cibinong Budidayakan Maggot, Ubah Sampah Organik Jadi Peluang Ekonomi
Lapas Cibinong Budidayakan Maggot, Ubah Sampah Organik Jadi Peluang Ekonomi

Dengan pengelolaan yang tepat, budidaya maggot berpotensi membantu mengurangi sampah organik sekaligus mendukung penyediaan bahan pakan alternatif. Meski demikian, manfaat tersebut bergantung pada pengelolaan budidaya, kualitas hasil, dan keberlanjutan program.

Salah satu Warga Binaan yang mengikuti kegiatan tersebut mengaku mendapatkan pengalaman baru dalam mengolah sampah organik menjadi sesuatu yang bermanfaat.

“Awalnya, kami menganggap sampah organik hanya sesuatu yang harus dibuang. Namun, setelah mengikuti kegiatan ini, kami memahami bahwa sampah bisa diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat. Kami belajar mulai dari menyiapkan media, merawat maggot, hingga memantau pertumbuhannya. Harapannya, keterampilan ini bisa kami manfaatkan sebagai bekal untuk menjalankan kegiatan produktif ketika kembali ke masyarakat nanti,” ungkapnya.

Kebun Inovasi Jadi Ruang Pembinaan Kemandirian

Melalui program budidaya maggot, Lapas Kelas IIA Cibinong berupaya memperluas pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan masa pidana, tetapi juga pada pengembangan keterampilan dan kesiapan Warga Binaan untuk kembali ke masyarakat.

Kebun Inovasi menjadi salah satu ruang pembelajaran bagi Warga Binaan untuk mengembangkan potensi diri melalui kegiatan yang bermanfaat bagi lingkungan dan memiliki peluang ekonomi.

Ke depan, budidaya maggot diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari pembinaan kemandirian yang produktif dan berkelanjutan.

Dari pengelolaan sampah organik hingga pemanfaatan sebagai bahan pakan alternatif, program ini menunjukkan bagaimana kegiatan sederhana dapat menjadi sarana pembelajaran sekaligus membuka peluang bagi Warga Binaan untuk membangun kehidupan yang lebih mandiri setelah bebas.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X