• Selasa, 13 Oktober 2026

Capaian Disdik Kabupaten Bogor 2026: Beasiswa, Insentif Guru PAUD, dan Prestasi Siswa

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Senin, 12 Oktober 2026 | 13:23 WIB
Disdik Kabupaten Bogor Sasar 8.015 Murid SMP Swasta Lewat Program Beasiswa 2026/2027
Disdik Kabupaten Bogor Sasar 8.015 Murid SMP Swasta Lewat Program Beasiswa 2026/2027

BOGOR, MAHATVA.ID – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor mempublikasikan capaian kinerja dan sejumlah program pendidikan tahun 2026, mulai dari penguatan integritas tata kelola, penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS), beasiswa pendidikan, insentif guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), hingga pencapaian prestasi peserta didik.

Dalam dokumen Publikasi Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Tahun 2026, salah satu capaian yang dicatat adalah nilai Survei Penilaian Integritas (SPI) Pendidikan sebesar 75,46 dengan kategori Adaptif. Nilai tersebut meningkat 4 poin dibandingkan hasil SPI Pendidikan 2024 yang berada di angka 71,46.

Capaian itu juga tercatat 2,16 poin di atas indeks nasional sebesar 73,30, sebagaimana disampaikan dalam dokumen publikasi Disdik Kabupaten Bogor.

Data Pendidikan Kabupaten Bogor

Dokumen tersebut mencatat gambaran jumlah lembaga pendidikan, peserta didik, dan tenaga pendidik pada empat kategori berikut.

Jenjang pendidikan Jumlah lembaga Peserta didik Pendidik
Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) 3.236 116.634 9.678
Sekolah Dasar (SD) 1.856 559.775 19.645
Sekolah Menengah Pertama (SMP) 780 237.960 9.705
Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) 233 68.371 1.316

Data tersebut memberikan gambaran skala layanan pendidikan yang menjadi bagian dari perhatian Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Pendidikan.

Nilai SPI Pendidikan Naik Menjadi 75,46

Penguatan integritas dan tata kelola menjadi salah satu poin dalam publikasi kinerja Disdik Kabupaten Bogor tahun 2026.

Berdasarkan dokumen, nilai SPI Pendidikan meningkat dari 71,46 pada 2024 menjadi 75,46 pada 2026. Kategori penilaian juga tercatat berubah dari Integritas Korektif menjadi Adaptif.

Meski demikian, dokumen publikasi tidak merinci indikator penyusun nilai tersebut maupun kontribusi setiap program terhadap peningkatan skor. Karena itu, capaian ini menjadi informasi mengenai hasil penilaian yang tercatat, bukan ukuran tunggal atas seluruh kualitas layanan pendidikan.

Penanganan Anak Tidak Sekolah Dilakukan hingga Tingkat Wilayah

Disdik Kabupaten Bogor menjalankan program penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) melalui pendekatan berbasis data, koordinasi lintas sektor, dan penjaringan langsung di lingkungan masyarakat.

Tahapan penanganannya meliputi identifikasi dan verifikasi data melalui portal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), dengan melibatkan satuan pendidikan di seluruh Kabupaten Bogor.

Upaya tersebut dilanjutkan melalui koordinasi dengan perangkat daerah, kecamatan, desa atau kelurahan, hingga RT dan RW. Penjaringan dilakukan melalui gerakan “Kembali ke Sekolah” secara door to door untuk menelusuri keberadaan anak sekaligus mengetahui faktor yang menyebabkan mereka tidak bersekolah.

Disdik juga melakukan kunjungan langsung ke satuan pendidikan dan wilayah yang teridentifikasi memiliki jumlah ATS relatif tinggi.

Bagi anak yang tidak dapat mengikuti pendidikan formal, tersedia alternatif pendidikan kesetaraan melalui Paket A, Paket B, dan Paket C yang diselenggarakan PKBM. Program ini dikembangkan di 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor.

Beasiswa S1 untuk 300 Guru PAUD

Peningkatan kualifikasi tenaga pendidik menjadi bagian lain dari program pendidikan tahun 2026.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Tags

Terkini

X