TAKALAR, MAHATVA.ID — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Takalar kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan melalui kegiatan panen pisang yang dikelola bersama Warga Binaan. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian melalui pemanfaatan lahan secara produktif.
Andi Gunawan mengatakan, kegiatan pertanian tersebut tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran dan pengembangan keterampilan bagi Warga Binaan.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari pemanfaatan lahan sekaligus mendukung program pembinaan kemandirian,” ujar Andi Gunawan.
Menurutnya, kegiatan pertanian memberikan kesempatan kepada Warga Binaan untuk memperoleh pengalaman praktis sekaligus terlibat dalam aktivitas produktif yang bermanfaat.
Baca Juga: Lapas Cibinong Fasilitasi Pendidikan Paket A, B, dan C bagi Warga Binaan
Melalui kegiatan panen pisang, Lapas Takalar mendorong Warga Binaan untuk terlibat dalam pengelolaan pertanian. Aktivitas ini diharapkan dapat menumbuhkan keterampilan, kedisiplinan, dan tanggung jawab yang berguna dalam kehidupan sehari-hari.
Selain mendukung pemanfaatan lahan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian Warga Binaan melalui pembinaan yang produktif.
Lapas Kelas IIB Takalar terus mendorong kegiatan pertanian sebagai salah satu sarana pembinaan. Keterampilan dan pengalaman yang diperoleh diharapkan menjadi bekal positif bagi Warga Binaan ketika kembali ke tengah masyarakat.
Baca Juga: Lapas Terbuka Kendal Olah 43 Telur Bebek Jadi Telur Asin, Dukung Ketahanan Pangan
Kegiatan panen pisang ini juga menjadi bentuk pemanfaatan sumber daya yang tersedia di lingkungan lapas untuk menghasilkan produk pertanian yang bermanfaat.
Melalui kegiatan produktif yang berkelanjutan, Lapas Takalar berupaya memperkuat pembinaan kemandirian sekaligus mendukung ketahanan pangan.
Upaya tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi Warga Binaan dan menjadi bagian dari proses pembinaan yang mendorong mereka untuk mengembangkan potensi diri serta mempersiapkan kehidupan yang lebih mandiri setelah menyelesaikan masa pidana.
Artikel Terkait
Lapas Cibinong Gelar Sidang TPP, Evaluasi Hak Integrasi Warga Binaan
Sepak Bola Putra Kabupaten Bogor Bidik Emas Porprov Jabar 2026, Uji Coba Lawan Tim Kuat
Desa Cicadas Gunung Putri Terima Bankeu Rp1,5 Miliar, Ini Rincian Program 2026