berita

Supena Jaya Atmaja Pimpin Musrenbangdes Bantar Jati Bahas Program 2027

Rabu, 30 September 2026 | 11:52 WIB
Supena Jaya Atmaja Pimpin Musrenbangdes Bantar Jati Bahas Program 2027

BOGOR, MAHATVA.ID — Pemerintah Desa Bantar Jati, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027, Rabu (30/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari tahapan perencanaan pembangunan desa sekaligus forum bagi pemerintah desa, masyarakat, dan para pemangku kepentingan untuk menyampaikan aspirasi serta membahas program prioritas yang dibutuhkan warga.

Musrenbangdes dihadiri Kepala Desa Bantar Jati Supena Jaya Atmaja, Sekretaris Kecamatan Klapanunggal Iwan Setiawan, S.Sos., M.Si., Sekretaris Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Babinsa, Bhabinkamtibmas, Binwil, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, Ketua MUI, ketua RT/RW, kepala dusun, Karang Taruna, kader PKK, Pendamping Desa, Linmas, serta warga masyarakat.

Dalam musyawarah tersebut, berbagai usulan masyarakat dibahas sebagai bahan penyusunan RKPDes 2027. Pembahasan diarahkan agar rencana pembangunan disusun secara terarah, transparan, dan partisipatif, dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat serta kemampuan anggaran desa.

Kepala Desa Bantar Jati Supena Jaya Atmaja mengatakan, Musrenbangdes menjadi momentum untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus merumuskan program pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan warga.

“Musrenbangdes ini menjadi wadah bagi kita bersama untuk menyampaikan dan membahas usulan masyarakat. Tentunya setiap program yang nantinya masuk dalam RKPDes Tahun 2027 akan disusun berdasarkan skala prioritas dan kebutuhan masyarakat Desa Bantar Jati,” ujar Supena Jaya Atmaja.

Ia berharap seluruh unsur masyarakat terus berpartisipasi dalam proses pembangunan desa agar program yang direncanakan dapat memberikan manfaat secara luas.

“Kami berharap hasil dari Musrenbangdes ini dapat menjadi dasar perencanaan pembangunan yang lebih baik. Dukungan dan partisipasi masyarakat sangat penting agar pembangunan Desa Bantar Jati dapat berjalan secara berkelanjutan dan tepat sasaran,” tambahnya.

Keterlibatan berbagai unsur dalam Musrenbangdes diharapkan memperkuat sinergi antara pemerintah desa, pemerintah kecamatan, lembaga desa, tokoh masyarakat, dan warga dalam menentukan arah pembangunan Desa Bantar Jati.

Hasil musyawarah selanjutnya menjadi salah satu bahan dalam penyusunan RKPDes Tahun Anggaran 2027 sesuai tahapan perencanaan pembangunan desa dan ketentuan yang berlaku.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Desa Bantar Jati berkomitmen mendorong perencanaan pembangunan yang mengedepankan aspirasi masyarakat, skala prioritas, serta peningkatan pelayanan dan kesejahteraan warga.

Terkini