KENDAL, MAHATVA.ID — Pembinaan kemandirian di Lapas Terbuka Kendal terus dikembangkan melalui berbagai kegiatan produktif yang melibatkan warga binaan. Untuk memastikan seluruh program berjalan optimal, Kepala Lapas Terbuka Kendal Nu'man Fauzi rutin melakukan monitoring langsung ke sejumlah area pembinaan.
Dalam monitoring tersebut, Kalapas meninjau berbagai kegiatan kemandirian, mulai dari peternakan ayam, domba dan bebek, hingga pengelolaan pabrik kompos serta area budidaya maggot.
Pemantauan juga dilakukan di area pagar hidup dan lahan pertanian jagung yang menjadi bagian dari pengembangan program pertanian produktif di Lapas Terbuka Kendal.
Dalam setiap kunjungan, Nu'man Fauzi tidak hanya memeriksa kondisi sarana dan perkembangan kegiatan. Ia juga berdialog secara langsung dengan petugas serta warga binaan yang terlibat dalam pengelolaan masing-masing area.
Menurut Fauzi, monitoring secara langsung diperlukan untuk mengetahui perkembangan program sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.
“Saya ingin mengetahui secara langsung perkembangan kegiatan, kendala yang dihadapi, sekaligus memastikan setiap proses pembinaan berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan,” ujar Fauzi.
Berbagai kegiatan produktif tersebut menjadi bagian dari upaya Lapas Terbuka Kendal membangun program pembinaan yang produktif dan berkelanjutan.
Kegiatan peternakan, pertanian, pengolahan limbah organik hingga budidaya maggot diarahkan untuk memberikan pengalaman kerja nyata kepada warga binaan.
Selain keterampilan teknis, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab dan kemandirian.
Melalui monitoring yang dilakukan secara rutin, Lapas Terbuka Kendal berupaya memastikan seluruh program pembinaan dapat berjalan secara optimal sekaligus memberikan manfaat bagi proses persiapan warga binaan menuju kehidupan yang lebih mandiri.