“Keuntungan pertama, dulu merupakan lahan dengan semak-semak cukup tinggi dan tumpukan sampah di beberapa tempat. Sampahnya dibersihkan, lalu masyarakat sekitar membentuk kelompok-kelompok tani dan mulai melakukan penanaman,” tuturnya.
Rudy berharap masyarakat di sekitar Bojonggede–Kemang tidak hanya memperoleh manfaat dari pembangunan jalan dalam bentuk peningkatan aksesibilitas, tetapi juga mendapatkan peluang ekonomi dari pemanfaatan lahan di sepanjang koridor Bomang.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur perlu diikuti dengan berbagai aktivitas produktif yang dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
“Sekarang hujan mulai turun, air mulai mengalir, kita optimalisasi kembali supaya masyarakat di sekitar Bojonggede–Kemang bukan hanya mendapat dampak yang positif dengan adanya jalan baru, tapi dengan adanya jalan baru tentu juga ada dampak ekonomi bagi masyarakat,” pungkasnya.