berita

ITB Vinus Bogor Bangun Gedung Rektorat, Pemkab Bogor Dukung Penguatan SDM

Kamis, 24 September 2026 | 19:41 WIB
ITB Vinus Bogor Bangun Gedung Rektorat, Pemkab Bogor Dukung Penguatan SDM

BOGOR, MAHATVA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menegaskan dukungannya terhadap pengembangan pendidikan tinggi sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Bogor.

Dukungan tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Wakil Bupati Bogor Jaro Ade, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika beserta jajaran Pemkab Bogor, dalam acara peletakan batu pertama pembangunan gedung rektorat Institut Teknologi dan Bisnis Visi Nusantara (ITB Vinus) Bogor di Cibinong, Kamis (24/9/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPR RI Mulyadi, perwakilan Kementerian UMKM RI, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman, jajaran Yayasan Nusantara Maju, serta civitas akademika ITB Vinus Bogor.

Pembangunan gedung rektorat tersebut menjadi bagian dari pengembangan ITB Vinus Bogor sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mencetak SDM yang memiliki kompetensi, karakter, dan kemandirian.

Anggota DPR RI Mulyadi mendorong mahasiswa ITB Vinus Bogor untuk terus meningkatkan kompetensi dan membangun karakter sebagai bekal menghadapi dinamika dunia kerja.

Menurutnya, pendidikan akademik perlu dilengkapi dengan keterampilan lain agar lulusan perguruan tinggi memiliki kemampuan yang lebih luas dan tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja.

“Jangan sampai kalian menjadi lulusan yang mencari kerja. Kalian harus menjadi lulusan yang memberi lapangan kerja,” ujar Mulyadi.

Ia juga memperkenalkan konsep 5C, yakni Character, Competence, Clean, Clear, dan Chemistry. Lima nilai tersebut dinilai penting untuk dikembangkan mahasiswa sebagai bekal memasuki dunia kerja sekaligus kehidupan bermasyarakat.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman mengatakan, keberadaan ITB Vinus Bogor diharapkan dapat memperkuat ekosistem pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas SDM di Kabupaten Bogor dan Jawa Barat.

Herman menilai pembangunan SDM menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 dan Jawa Barat Istimewa.

Menurutnya, perguruan tinggi tidak cukup hanya menghasilkan lulusan. Kampus juga diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjawab berbagai persoalan pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.

“Kampus ini mengetengahkan dua kompetensi masa depan: digital dan bisnis,” ujar Herman.

Ia menilai penguasaan kompetensi digital dan bisnis semakin penting seiring perkembangan teknologi serta perubahan kebutuhan dunia kerja.

Namun, kompetensi tersebut, lanjut Herman, perlu berjalan beriringan dengan nilai budaya agar mahasiswa mampu menghadapi perubahan zaman tanpa kehilangan akar sosial dan budayanya.

Halaman:

Terkini