MAHATVA.ID -Kepulauan Tanimbar bersiap menjadi pusat perhatian nasional bahkan internasional. Dalam rangka menyongsong HUT Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), DPD BAPERA yang berkolaborasi dengan Sanggar Titisonga, resmi mengumumkan gelaran Festival Teluk Saumlaki 2026.
Bukan sekadar perayaan rutin, festival yang akan berlangsung pada 1 hingga 5 Oktober 2026 ini dirancang sebagai pemantik kebangkitan ekonomi dan promosi wisata bahari Tanimbar ke level dunia.
Harmoni Tradisi dan Kompetisi
Selama lima hari penuh, perairan Pelabuhan Tanimbar Raya akan bergejolak dengan semangat kompetisi melalui Lomba Dayung antar-kecamatan.
Sementara itu, daratan Tanimbar akan bergetar oleh langkah-langkah penari dari seluruh pelosok kecamatan yang memperebutkan supremasi kebudayaan dalam ajang lomba tarian tradisional.
"Ini adalah momentum pembuktian bahwa Tanimbar memiliki kekayaan budaya dan potensi bahari yang tak ternilai," ungkap Ketua DPD BAPERA KKT, yang juga menjabat sebagai Ketua PDK Kosgoro 1957 sekaligus Ketua Pemuda Olilit Ngrimase, Rabu (23/9/2026)
Diplomasi Tingkat Tinggi: Kehadiran Dubes dan Investor China
Yang membuat festival tahun ini memiliki "daya sengat" nasional adalah hadirnya tokoh-tokoh kunci negara asal Tanimbar: Prof. Djauhari Oratmangun, Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Republik Rakyat Tiongkok (RRC) perwakilan Mongolia, dipastikan hadir memberikan dukungan penuh.
Kehadiran Sang Dubes tidak sekadar pulang kampung. Beliau membawa misi strategis dengan memboyong enam investor besar dari China serta sejumlah undangan eksklusif dari Jakarta.
Langkah ini diyakini akan membuka keran investasi di Bumi Duan Lolat, sekaligus memperkuat posisi Tanimbar dalam peta ekonomi global.
Selain Prof. Djauhari, tokoh nasional kebanggaan Tanimbar lainnya seperti Dharma Oratmangun dan Irbayana Oratmangun juga dijadwalkan hadir memperkuat sinergi pembangunan daerah.
Malam Puncak Bertabur Bintang Lintas Benua
Festival ini akan mencapai puncaknya pada malam penutupan, 5 Oktober 2026. Panggung megah akan menghadirkan kolaborasi musisi kebanggaan tanah air seperti Ceselino Laratmase, Rini Sainyakit, serta Daniel Patinama/Salembun.
Menambah kesan internasional, festival ini juga akan dimeriahkan oleh penampilan penyanyi dan penari yang didatangkan langsung dari China, menciptakan akulturasi budaya yang megah di tepi Teluk Saumlaki.