berita

Nikmati Mee Mamak dan Kopi Butter Malaka di Wayang Cafe Jakarta

Rabu, 23 September 2026 | 09:20 WIB
Nikmati Mee Mamak dan Kopi Butter Malaka di Wayang Cafe Jakarta

JAKARTA, MAHATVA.ID — Budaya menikmati kopi terus menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat urban. Tak hanya sebagai minuman, kopi juga menjadi teman untuk berbincang, bekerja, bertemu, hingga menikmati waktu bersama.

Melihat kebiasaan tersebut, Mercure Jakarta Gatot Subroto menghadirkan pengalaman kuliner melalui Wayang Café dengan konsep Kopitiam, yang memadukan cita rasa lokal, budaya kuliner Asia Tenggara, dan sentuhan modern di kawasan Jakarta Selatan.

Berlokasi di Jl. Gatot Subroto No. Kav. 1, Jakarta Selatan 12790, Wayang Café terbuka bagi tamu hotel maupun masyarakat umum yang ingin menikmati kopi, makanan ringan, atau sekadar bersantai di tengah kesibukan ibu kota.

Lokasinya di kawasan Gatot Subroto, dekat Pancoran, juga memberikan akses dari sejumlah kawasan bisnis dan pusat aktivitas, seperti Kuningan, Mega Kuningan, Sudirman, dan SCBD.

Usung Konsep Kopitiam Modern

Sebagai salah satu outlet Food & Beverage di Mercure Jakarta Gatot Subroto, Wayang Café menawarkan suasana kasual dan nyaman untuk berbagai kebutuhan, mulai dari menikmati kopi pada pagi hari, beristirahat, hingga menggelar pertemuan santai.

Konsep tersebut menjadikan Wayang Café sebagai pilihan untuk casual meeting, diskusi, maupun tempat berkumpul komunitas dan asosiasi dalam suasana yang lebih santai dan tidak terlalu formal.

Terinspirasi dari budaya kedai kopi Asia Tenggara, konsep Kopitiam dikenal sebagai ruang untuk menikmati kopi, teh, makanan, sekaligus berkumpul dan berbincang.

Di Wayang Café, karakter tersebut dikemas melalui pendekatan modern dengan tetap mempertahankan unsur lokal. Pendekatan ini sejalan dengan karakter Mercure, brand internasional di bawah Accor yang menggabungkan standar hospitality dengan sentuhan lokal.

Mee Mamak dan Kopi Butter Malaka Jadi Menu Unggulan

Pilihan menu Wayang Café dirancang untuk menemani beragam momen, mulai dari menikmati kopi dan minuman non-kopi hingga menyantap pastry, cakes, gelato, serta light bites.

Salah satu menu yang menjadi sorotan adalah Mee Mamak, sajian mi dengan seafood yang kaya cita rasa dan aroma rempah khas Melayu.

Untuk pilihan minuman, pengunjung dapat mencoba Kopi Butter Malaka, perpaduan kopi hitam dengan butter yang menghadirkan karakter rasa berbeda dari sajian kopi pada umumnya.

Ragam menu tersebut melengkapi pengalaman Kopitiam di Wayang Café, baik untuk sarapan, waktu istirahat, maupun bersantai sepanjang hari.

“Bagi kami, menikmati kopi bukan hanya tentang apa yang ada di dalam cangkir, tetapi juga tentang bagaimana sebuah tempat dapat menciptakan ruang untuk berbagi cerita dan menikmati kebersamaan. Melalui Wayang Café, kami ingin menghadirkan pengalaman yang sederhana, hangat, dan dekat dengan keseharian masyarakat, dengan sentuhan hospitality khas Mercure,” ujar Koko Baskoro, General Manager Mercure Jakarta Gatot Subroto.

Ruang Intim untuk Pertemuan dan Komunitas

Wayang Café memiliki kapasitas 30 orang dan dirancang untuk mengakomodasi berbagai aktivitas dalam skala yang lebih intim. Pengunjung dapat menikmati waktu sendiri, bertemu rekan, maupun berkumpul bersama komunitas dan asosiasi.

Halaman:

Terkini