berita

AS Serang Pulau Larak Iran, Konflik Ancam Selat Hormuz dan Harga Minyak

Rabu, 2 September 2026 | 07:46 WIB
AS Serang Pulau Larak Iran, Konflik Ancam Selat Hormuz dan Harga Minyak

Menurut Kent, jika Amerika Serikat bersikeras mencapai tujuan menggulingkan kepemimpinan Iran, pilihan yang secara hipotetis dapat muncul adalah operasi militer darat berskala besar atau eskalasi penggunaan senjata yang jauh lebih ekstrem.

“Jika Anda memainkan skenario ini cukup lama, Anda akan sampai pada senjata pemusnah massal dengan cukup cepat,” katanya.

Ia menilai operasi darat berskala penuh akan menghadapi tantangan besar mengingat luas wilayah, kondisi geografis, serta jumlah penduduk Iran.

Kent juga berspekulasi mengenai kemungkinan serangan terbatas terhadap fasilitas pengayaan uranium bawah tanah Iran.

Namun, hingga saat ini tidak ada pengumuman resmi yang menunjukkan bahwa Amerika Serikat telah memutuskan untuk menggunakan senjata nuklir terhadap Iran.

Di tengah perkembangan militer tersebut, pemerintahan Trump juga memperkuat tekanan ekonomi terhadap Teheran.

Trump sebelumnya mengumumkan operasi ekonomi baru terhadap Iran yang disebut sebagai “Hari-H Ekonomi”.

Beberapa hari kemudian, Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengumumkan serangkaian sanksi baru terhadap hampir 60 entitas, individu, dan kapal yang diduga memiliki keterkaitan dengan jaringan ekonomi Iran.

Sejumlah target sanksi tersebut berada di berbagai yurisdiksi, termasuk China.

Pemerintah AS menyatakan langkah tersebut bertujuan meningkatkan isolasi ekonomi terhadap Iran dan menekan jaringan yang dituduh membantu aktivitas keuangan Teheran.

Bessent menegaskan Washington akan terus menindak pihak-pihak yang dinilai membantu Iran menghindari tekanan ekonomi.

“Setiap entitas yang memfasilitasi pencucian uang atas nama Iran akan dikeluarkan dari sistem dolar AS,” tegasnya.

Eskalasi antara Amerika Serikat dan Iran kini meningkatkan kekhawatiran dunia terhadap stabilitas Timur Tengah. Ancaman terhadap Selat Hormuz, potensi gangguan perdagangan minyak, keterlibatan kelompok mitra Iran, hingga semakin ketatnya sanksi ekonomi menjadi faktor yang berpotensi memperluas dampak konflik ke tingkat global.

Halaman:

Terkini