berita

Wapres Gibran Tinjau Pembangunan Jembatan Way Bungur Rp96,8 Miliar di Lampung Timur

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:56 WIB
Wapres Gibran Tinjau Pembangunan Jembatan Way Bungur Rp96,8 Miliar di Lampung Timur

Lampung Timur, MAHATVA.ID – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, didampingi Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela meninjau langsung lokasi pembangunan Jembatan Way Bungur di Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur, Rabu (15/7/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap percepatan pembangunan infrastruktur strategis yang diharapkan mampu meningkatkan konektivitas serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah timur Provinsi Lampung.

Di lokasi, Wakil Presiden bersama Wakil Gubernur Lampung dan jajaran pemerintah daerah menerima paparan mengenai perkembangan pembangunan jembatan, mulai dari kondisi eksisting, tantangan teknis di lapangan, hingga desain pembangunan jembatan baru yang diproyeksikan menjadi akses utama masyarakat di kawasan pesisir Kecamatan Way Bungur.

Berdasarkan paparan teknis, Jembatan Way Bungur akan menghubungkan Desa Tanjung Tirto dan Desa Kali Pasir dengan panjang trase sekitar 764 meter. Proyek tersebut direncanakan dikerjakan selama 18 bulan dengan nilai investasi mencapai Rp96,8 miliar.

Jembatan baru dirancang menggunakan bentang utama rangka baja sepanjang 80 meter yang didukung konstruksi pile slab sepanjang 550 meter, MSE Wall sepanjang 114 meter, PC-I Girder sepanjang 20 meter, serta RBI sepanjang 80 meter. Saat ini pembangunan masih memasuki tahap penyelesaian administrasi, meliputi pembebasan lahan dan perizinan lingkungan.

Paparan juga menjelaskan bahwa pembangunan jembatan baru menjadi solusi atas berbagai persoalan pada jembatan lama yang mengalami kerusakan pada timbunan oprit, struktur yang tidak lagi simetris, serta kapasitas yang dinilai sudah tidak memadai untuk menunjang mobilitas masyarakat maupun distribusi barang.

Usai menerima paparan, Wakil Presiden bersama rombongan meninjau langsung lokasi pembangunan. Tidak hanya melakukan pemantauan dari darat, Gibran juga menaiki perahu menyusuri aliran Way Bungur untuk melihat secara langsung posisi trase jembatan, kondisi sungai, serta kesiapan lokasi pembangunan dari sisi perairan.

Dalam peninjauan tersebut, Wapres didampingi Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Kapolda Lampung, Pangdam II/Sriwijaya, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, serta jajaran pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten.

Pemerintah Provinsi Lampung menilai pembangunan Jembatan Way Bungur memiliki arti strategis karena tidak hanya menghadirkan infrastruktur fisik, tetapi juga membuka akses ekonomi baru bagi masyarakat.

Keberadaan jembatan tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, memangkas waktu tempuh antarwilayah, mempercepat distribusi hasil pertanian, perkebunan, dan perikanan, sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan aktivitas perdagangan.

Pembangunan infrastruktur yang terintegrasi menjadi salah satu fokus Pemerintah Provinsi Lampung dalam memperkuat konektivitas antarwilayah sehingga potensi ekonomi lokal dapat berkembang secara lebih optimal dan merata.

Dengan dukungan Pemerintah Pusat, pembangunan Jembatan Way Bungur diharapkan menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi baru di kawasan timur Lampung, meningkatkan daya saing daerah, sekaligus mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Terkini