• Kamis, 15 Oktober 2026

RSUD Bakti Pajajaran Hadirkan Layanan DSA untuk Gangguan Pembuluh Darah Otak

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:27 WIB
Perkuat Layanan Neurologi, RSUD Bakti Pajajaran Andalkan Teknologi DSA
Perkuat Layanan Neurologi, RSUD Bakti Pajajaran Andalkan Teknologi DSA

Pengembangan dilakukan secara bertahap melalui penguatan sumber daya manusia, sarana dan prasarana, serta kompetensi pelayanan rumah sakit.

Hipertensi dan Diabetes Jadi Faktor Risiko yang Perlu Diwaspadai

Di samping pengembangan teknologi medis, RSUD Bakti Pajajaran mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan pencegahan dan deteksi dini penyakit.

Ajeng menjelaskan, penyakit jantung dan stroke dapat berkaitan dengan faktor risiko yang berkembang dalam jangka panjang, seperti hipertensi, diabetes melitus, dan kolesterol tinggi.

Kondisi tersebut terkadang tidak menimbulkan keluhan yang mudah dikenali sehingga seseorang dapat merasa sehat meskipun memiliki faktor risiko yang perlu dikendalikan.

“Sering kali masyarakat merasa sehat, padahal tekanan darah sudah tinggi atau kadar gula darahnya juga tinggi. Proses tersebut bisa berlangsung bertahun-tahun tanpa disadari hingga akhirnya berdampak pada pembuluh darah jantung maupun otak. Karena itu, pemeriksaan kesehatan atau medical check-up sangat penting, terutama bagi masyarakat yang berusia di atas 40 tahun,” terangnya.

Untuk mendukung deteksi dini, RSUD Bakti Pajajaran menyediakan layanan medical check-up agar masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal.

Dengan pemeriksaan berkala, faktor risiko dapat diidentifikasi sehingga upaya pengendalian dan penanganan bisa dilakukan sebelum kondisi berkembang menjadi lebih serius.

RSUD Bakti Pajajaran Dorong Pola Hidup Sehat

Ajeng mengimbau masyarakat Kabupaten Bogor untuk menerapkan pola hidup sehat melalui olahraga teratur, konsumsi makanan bergizi, serta menjaga keseimbangan antara aktivitas dan kehidupan keluarga.

Menurutnya, peningkatan kualitas layanan rumah sakit perlu berjalan beriringan dengan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan secara berkala.

“Kami berharap masyarakat Kabupaten Bogor selalu menjaga pola hidup sehat, berolahraga secara teratur, mengonsumsi makanan bergizi, serta meluangkan waktu untuk keluarga. Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik, tetapi harapan terbesar kami tentu masyarakat tetap sehat dan tidak perlu mendapatkan pelayanan rumah sakit,” pungkasnya.

Melalui penguatan teknologi medis, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, dan edukasi pencegahan penyakit, RSUD Bakti Pajajaran berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Bogor sekaligus memperluas akses terhadap layanan spesialis sesuai kebutuhan medis.

Ajeng menjelaskan, DSA merupakan teknologi pencitraan pembuluh darah yang membantu dokter melihat kondisi pembuluh darah, termasuk untuk mengidentifikasi penyempitan, sumbatan, maupun gangguan aliran darah.Menurut Ajeng, keunggulan fasilitas Cath Lab Biplane tidak hanya terletak pada teknologi yang tersedia, tetapi juga pada dukungannya terhadap kolaborasi lintas disiplin kedokteran.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X