• Jumat, 9 Oktober 2026

Dari Legenda Persikabo hingga Jadi Kabid Disnaker, Sairan Terus Mengabdi untuk Kabupaten Bogor

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Sabtu, 3 Oktober 2026 | 20:26 WIB
Dari Legenda Persikabo hingga Jadi Kabid Disnaker, Sairan Terus Mengabdi untuk Kabupaten Bogor
Dari Legenda Persikabo hingga Jadi Kabid Disnaker, Sairan Terus Mengabdi untuk Kabupaten Bogor

BOGOR, MAHATVA.ID – Nama Sairan tidak asing bagi pencinta sepakbola Kabupaten Bogor. Mantan gelandang serang Persikabo era 1990-an hingga awal 2000-an itu kini melanjutkan pengabdiannya melalui jalur birokrasi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

Sairan yang mengawali perjalanan sepakbolanya sejak duduk di bangku sekolah dasar (SD) di kawasan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, kini mendapat kepercayaan menduduki jabatan baru di lingkungan Pemkab Bogor.

Pada pekan lalu, Sairan secara resmi dipromosikan menjadi Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Kerja pada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bogor.

Kepercayaan tersebut menjadi babak baru dalam perjalanan Sairan setelah sebelumnya cukup lama berkecimpung di sektor pemerintahan sekaligus tetap memberikan perhatian terhadap perkembangan olahraga, khususnya sepakbola di Kabupaten Bogor.

Bagi Sairan, dunia sepakbola bukan sekadar bagian dari masa lalu. Kiprahnya sebagai mantan pemain Persikabo membuat dirinya dikenal sebagai salah satu sosok yang memiliki kepedulian terhadap perkembangan sepakbola di Kabupaten Bogor.

Sebelum menduduki jabatan barunya di Disnaker, Sairan dipercaya sebagai Kepala UPT Sarana dan Prasarana pada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor sejak 2023 hingga 2026.

Perjalanan kariernya sebagai bagian dari Pemkab Bogor telah dimulai jauh sebelumnya. Pada 2003, Sairan mengawali pengabdiannya sebagai tenaga honorer di Dinas Tata Ruang Kabupaten Bogor dan menjalankan tugas tersebut hingga 2005.

Pada 2005, ia kemudian berpindah tugas ke Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Bogor hingga 2009.

Seiring perubahan struktur organisasi dan terbentuknya Dispora Kabupaten Bogor, Sairan kemudian menjadi bagian dari instansi yang menangani sektor kepemudaan dan olahraga tersebut.

Pengalaman panjang di bidang olahraga serta birokrasi membuat perjalanan Sairan cukup unik. Ia pernah merasakan atmosfer kompetisi sebagai pemain di lapangan hijau, sekaligus menjalankan tugas pemerintahan sebagai aparatur yang mengabdi kepada masyarakat.

Sebagai mantan pemain Persikabo, Sairan dikenal memiliki totalitas dan kepedulian terhadap masa depan sepakbola Kabupaten Bogor.

Kini, pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya di lingkungan Pemkab Bogor. Jabatan baru di Disnaker pun membuka ruang bagi Sairan untuk menjalankan tanggung jawab yang lebih luas, khususnya dalam bidang pelatihan dan produktivitas kerja.

Di balik aktivitasnya sebagai birokrat, Sairan juga menjalani kehidupan keluarga bersama sang istri, Futriyanah. Dari pernikahan tersebut, keduanya telah dikaruniai tiga orang anak, yakni Ranita Fitri, Nabila Gemintang, dan Faeza Muhammad Haz.

Perjalanan Sairan dari lapangan hijau hingga ruang birokrasi menjadi cerita tersendiri tentang bagaimana pengalaman di dunia olahraga dapat menjadi bagian dari perjalanan pengabdian kepada daerah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X