• Jumat, 9 Oktober 2026

Razia Gabungan di Lapas Terbuka Kendal, 60 Warga Binaan dan 64 Pegawai Negatif Narkoba

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Rabu, 23 September 2026 | 17:12 WIB
Razia Gabungan di Lapas Terbuka Kendal, 60 Warga Binaan dan 64 Pegawai Negatif Narkoba
Razia Gabungan di Lapas Terbuka Kendal, 60 Warga Binaan dan 64 Pegawai Negatif Narkoba

KENDAL, MAHATVA.ID – Lapas Terbuka Kendal menggelar razia gabungan sebagai langkah memperkuat komitmen pemberantasan narkoba, peredaran handphone, serta barang-barang terlarang di lingkungan pemasyarakatan, Rabu (23/9/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan Aparat Penegak Hukum (APH) dari unsur TNI, Polri, dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kendal.

Penggeledahan menyasar barak hunian warga binaan dengan fokus utama terhadap keberadaan handphone, narkoba maupun barang terlarang lainnya.

Dari hasil penggeledahan, petugas tidak menemukan handphone maupun narkoba di dalam barak hunian.

Namun, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak diperbolehkan berada di lingkungan hunian. Barang tersebut di antaranya sendok logam, gunting, gelas kaca, korek api, gunting kuku, pisau cukur, pecahan kaca, kaleng serta hanger berbahan kawat.

Temuan tersebut kemudian diamankan oleh petugas sebagai bagian dari pengawasan keamanan dan ketertiban lingkungan Lapas.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan urine yang diikuti seluruh warga binaan dan petugas Lapas Terbuka Kendal.

Sebanyak 60 warga binaan dan 64 pegawai menjalani tes urine. Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruhnya dinyatakan negatif narkoba.

Kepala Lapas Terbuka Kendal, Nu’man Fauzi, menegaskan bahwa kegiatan razia bukan sekadar penindakan, tetapi juga menjadi langkah preventif untuk memastikan keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas.

“Razia gabungan ini merupakan bentuk komitmen kami untuk menjaga Lapas Terbuka Kendal tetap aman, tertib, dan bersih dari handphone, narkoba, serta barang-barang terlarang. Kami mengapresiasi sinergi TNI, Polri, dan BNNK Kendal yang telah bersama-sama melaksanakan kegiatan ini,” ungkap Nu’man Fauzi.

Nu’man Fauzi menambahkan, hasil tes urine yang seluruhnya negatif menjadi indikator dari upaya bersama dalam mencegah penyalahgunaan narkoba.

Meski demikian, pengawasan dan pencegahan akan terus dilakukan secara berkelanjutan.

“Tidak ditemukannya handphone dan narkoba dalam penggeledahan serta hasil tes urine yang seluruhnya negatif menjadi capaian yang patut dipertahankan. Kami akan terus memperkuat pengawasan dan membangun sinergi dengan APH untuk mewujudkan Lapas Terbuka Kendal yang bersih dari narkoba, handphone, dan barang terlarang,” tegasnya.

Penyidik BNNK Kendal, Reza Amin Nugroho, menyampaikan bahwa razia gabungan tersebut merupakan bentuk sinergi antarlembaga dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba dan peredaran handphone.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X