• Jumat, 9 Oktober 2026

Kolaborasi Pemerintah, TNI dan Dunia Usaha, 1.000 Pohon Ditanam di Klapanunggal

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Kamis, 17 September 2026 | 16:09 WIB
Kolaborasi Pemerintah, TNI dan Dunia Usaha, 1.000 Pohon Ditanam di Klapanunggal
Kolaborasi Pemerintah, TNI dan Dunia Usaha, 1.000 Pohon Ditanam di Klapanunggal

“Penanaman ini untuk anak cucu kita. Karena menjaga pohon berarti kita juga menjaga masa depan,” tegas Galuh.

Ia menambahkan, keberadaan pohon juga dapat menciptakan lingkungan yang lebih sejuk dan asri serta mendukung kualitas udara di kawasan tersebut.

Namun, menurutnya, keberhasilan gerakan penghijauan tidak cukup hanya diukur dari jumlah bibit yang ditanam. Hal yang tidak kalah penting adalah memastikan pohon-pohon tersebut dapat tumbuh dan berkembang melalui pemeliharaan secara berkelanjutan.

“Setelah ditanam, pohon-pohon ini harus dirawat. Jangan sampai hanya berhenti pada kegiatan penanaman saja. Kita ingin pohon ini hidup, tumbuh besar dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Gerakan penghijauan tersebut sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, TNI, dunia usaha dan masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Sebelumnya, PT Solusi Bangun Indonesia (SBI) melalui gerakan Sedekah Seribu Pohon untuk Anak Cucu (SERBU PACU) telah menggandeng Pemerintah Kabupaten Bogor, pemerintah desa, komunitas lingkungan dan kelompok masyarakat.

Pada Juli 2026, SBI secara simbolis menyerahkan 3.000 bibit pohon untuk ditanam di sejumlah desa dan kawasan hutan kota di Kecamatan Klapanunggal.

Kepala Desa Klapanunggal Ade Endang Saripudin atau Gonon bersama jajaran Pemdes Klapanunggal juga turut ambil bagian dalam kegiatan penanaman tersebut.

Kolaborasi berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa upaya menjaga lingkungan membutuhkan keterlibatan bersama. Pemerintah memiliki peran dalam kebijakan dan pengelolaan kawasan, sementara masyarakat dan dunia usaha dapat memperkuat gerakan penghijauan melalui aksi nyata.

Penanaman 1.000 pohon di Cibugis pun diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Perawatan, pemantauan dan keberlanjutan menjadi bagian penting agar kawasan tersebut benar-benar tumbuh menjadi hutan kota yang memberikan manfaat ekologis dan sosial bagi masyarakat.

Di atas lahan satu hektare itu, seribu pohon kini mulai tumbuh. Bukan hanya sebagai penghijauan, tetapi sebagai simbol ikhtiar bersama untuk meninggalkan lingkungan yang lebih baik bagi generasi berikutnya.

Hari ini pohon ditanam, esok manfaatnya diwariskan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X