BOGOR, MAHATVA.ID – Bupati Bogor Rudy Susmanto menghadiri peresmian pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) dan Pembangkit Sampah Energi (PSE) Pirolisis di Tempat Pengolahan Akhir Sampah (TPAS) Galuga.
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan, di antaranya Ketua DPD RI, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Menteri Lingkungan Hidup, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Panglima Kodam II/Siliwangi, Komandan Lanud Atang Sendjaja (Danlanud ATS), Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Wakil Menteri Dalam Negeri, serta Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat.
Hadir pula perwakilan Kapolda, Wakil Wali Kota Bogor, Kepala BAPPISUS, Direktur Utama PT PLN, Ketua DPRD Kabupaten/Kota, Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota, jajaran kepala SKPD, CEO Danantara, CEO Denera, serta Presiden Direktur Weiming Nusantara Bogor New Energy beserta jajaran.
Peresmian tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan solusi pengelolaan sampah melalui pemanfaatan teknologi pengolahan sampah menjadi energi.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat, pemerintah daerah serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam menghadirkan solusi pengelolaan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam menghadirkan solusi pengelolaan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan,” ujar Rudy.
Rudy juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI yang selama ini dinilai terus bersinergi dan mendukung berbagai program pembangunan untuk kepentingan masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI dan seluruh pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam memperkuat upaya pengelolaan sampah.
“Apresiasi juga kami sampaikan kepada TNI yang senantiasa bersinergi dan mendukung berbagai program pembangunan demi kepentingan masyarakat,” katanya.
Ia berharap sinergi lintas sektor tersebut dapat semakin diperkuat sehingga pengelolaan sampah di wilayah Kabupaten Bogor dapat berjalan secara lebih optimal.
Rudy mengatakan, pengelolaan sampah tidak hanya berkaitan dengan persoalan kebersihan, tetapi juga menyangkut lingkungan, kesehatan dan keberlanjutan pembangunan.
Ia berharap kehadiran fasilitas pengolahan sampah menjadi energi dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus mendukung upaya mewujudkan Kabupaten Bogor yang lebih bersih dan sehat.
“Semoga ke depan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan semakin kuat, sehingga pengelolaan sampah dapat berjalan lebih optimal, memberikan manfaat bagi lingkungan, serta mendukung terwujudnya Kabupaten Bogor yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Rudy juga menyampaikan semangat kolaborasi tersebut sejalan dengan upaya menuju Indonesia ASRI, yakni Aman, Sehat, Ramah, dan Indah.