MAHATVA.ID -Kota Larat, Kepulauan Tanimbar bersolek dalam balutan spiritualitas yang kental. Ribuan umat dari pelosok Bumi Duan Lolat tumpah ruah memenuhi pusat Kecamatan Tanimbar Utara.
Di balik kemegahan dan kristalisasi iman tersebut, sosok Erens Yulius Feninlambir, S.Sos., berdiri tegak memimpin momentum bersejarah: Pembukaan Hari Ulang Tahun (HUT) Gereja Protestan Maluku (GPM) ke-91 tingkat Klasis Tanimbar Utara, Senin (14/9/2026).
Menjabat sebagai Ketua Panitia Hari Besar Gerejawi (PHBG) sekaligus Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), Erens Feninlambir berhasil mengonsolidasikan energi ribuan jemaat dalam sebuah perayaan yang tak hanya seremonial, tetapi penuh radiasi persaudaraan.
Rekor Historis di Tanimbar Utara
Perayaan tahun ini mencatatkan sejarah baru. Untuk pertama kalinya, perhelatan akbar tingkat klasis dipusatkan di Tanimbar Utara. Antusiasme yang meledak menjadi bukti efektivitas kepemimpinan Erens dalam menahkodai kepanitiaan.
"Ini adalah catatan sejarah bagi kita. Antusiasme 31 jemaat se-Klasis Tanimbar Utara sangat luar biasa. Dari Desa Kilmasa di Kormomolin hingga Wedankow di Molomaru, semua menyatu. Total ada 2.422 warga gereja yang hadir saat pembukaan hari ini," ungkap Erens dengan nada bangga sekaligus haru saat memberikan sambutan.
Setiap jemaat dilaporkan mengirimkan delegasi besar, berkisar antara 100 hingga 180 peserta, yang menjadikan Kota Larat sebagai pusat gravitasi spiritualitas di Kepulauan Tanimbar pada pekan ini.
Dalam orasinya yang memukau, Erens tidak hanya bicara soal teknis acara. Ia memberikan pesan tajam yang menyentuh esensi bergereja. Sesuai dengan tema “Bersyukur dan Teguhlah Bermisi dengan Takut akan Allah”, Erens menyerukan transformasi sikap bagi seluruh peserta.
"Kita datang ke sini bukan untuk memamerkan bendera kelompok. Saya tegaskan, tinggalkan semua egoisme kelompok jemaat masing-masing! Umat hadir di sini dengan satu tujuan tunggal: memuliakan nama Tuhan," tegas Erens disambut aplaus meriah dari ribuan jemaat.
Pria yang juga dikenal sebagai figur vokal di parlemen Tanimbar ini mengingatkan bahwa eksistensi GPM selama sembilan dekade lebih adalah murni karena kasih karunia Tuhan, sehingga sudah sepatutnya dirayakan dengan kerendahan hati.
Momentum Persatuan di Bumi Duan Lolat
Sebagai tokoh intelektual dan pemimpin politik daerah, Erens memahami bahwa HUT GPM ke-91 adalah momentum krusial untuk mempererat kohesi sosial. Ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada semua pihak yang telah mendukung kelancaran acara, baik secara moril maupun materil.
“Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan dari awal hingga akhir berjalan lancar. Semoga ini membawa berkat melimpah bagi seluruh masyarakat di Bumi Duan Lolat,” tambahnya.
Acara pembukaan ini menjadi gerbang bagi rangkaian kegiatan perlombaan dan pembinaan yang dirancang untuk memperkuat iman, kerukunan, dan komitmen pelayanan. Di bawah kendali Erens Feninlambir, HUT GPM ke-91 di Tanimbar Utara bukan sekadar pesta rakyat, melainkan manifestasi nyata dari visi "Berakar dalam Kristus, Bertumbuh dalam Pelayanan, dan Berbuah dalam Kasih."
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.