• Jumat, 9 Oktober 2026

Marshel Widianto Kunjungi Lapas Cibinong, Apresiasi Ketahanan Pangan

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Selasa, 15 September 2026 | 18:13 WIB
Marshel Widianto Kunjungi Lapas Cibinong, Apresiasi Ketahanan Pangan
Marshel Widianto Kunjungi Lapas Cibinong, Apresiasi Ketahanan Pangan

BOGOR, MAHATVA.ID – Marshel Widianto menyambangi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong untuk melihat langsung berbagai program pembinaan kemandirian yang diperuntukkan bagi warga binaan, khususnya di bidang ketahanan pangan, Selasa (15/9/2026).

Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk melihat lebih dekat program pembinaan di lingkungan pemasyarakatan yang diarahkan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan sebagai modal ketika kembali ke tengah masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, Marshel Widianto diajak meninjau sejumlah area pembinaan kemandirian yang dikembangkan Lapas Cibinong. Berbagai kegiatan itu menjadi bagian dari upaya Lapas memberikan keterampilan praktis kepada warga binaan sekaligus mendorong pemanfaatan lahan dan sumber daya yang tersedia secara produktif.

Marshel mengapresiasi berbagai program pembinaan yang dikembangkan Lapas Cibinong, khususnya kegiatan yang memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk belajar, berkarya, dan mengembangkan keterampilan.

“Saya melihat ada banyak hal positif yang dilakukan di sini. Program seperti ketahanan pangan ini bukan hanya menghasilkan sesuatu yang bermanfaat, tetapi juga memberikan keterampilan dan semangat bagi Warga Binaan untuk mempersiapkan diri ketika kembali ke masyarakat,” ujar Marshel Widianto.

Menurutnya, kegiatan produktif di lingkungan Lapas memiliki nilai penting karena warga binaan tidak hanya menjalani proses pembinaan, tetapi juga mendapatkan pengalaman yang dapat menjadi bekal setelah menyelesaikan masa pidana.

Program pembinaan di bidang ketahanan pangan menjadi salah satu fokus yang terus dikembangkan Lapas Cibinong melalui kegiatan pertanian dan peternakan.

Warga binaan diberikan kesempatan terlibat langsung dalam berbagai proses, mulai dari pemeliharaan, perawatan hingga pengelolaan hasil pembinaan.

Dengan pola tersebut, keterampilan yang diperoleh tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga dibangun melalui pengalaman praktik secara langsung.

Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong Wisnu Hani Putranto mengatakan, kunjungan Marshel Widianto menjadi kesempatan untuk memperkenalkan berbagai program pembinaan yang selama ini dijalankan.

Menurutnya, proses pemasyarakatan terus diarahkan pada peningkatan keterampilan dan kemandirian warga binaan.

“Kami terus berupaya mengembangkan program pembinaan kemandirian yang produktif dan berkelanjutan. Melalui kegiatan ketahanan pangan, Warga Binaan tidak hanya mendapatkan keterampilan, tetapi juga belajar tentang tanggung jawab, kedisiplinan, dan kerja sama sebagai bekal untuk kembali ke tengah masyarakat,” ungkap Wisnu.

Ia menambahkan, pembinaan kemandirian tidak semata-mata ditujukan untuk mengisi aktivitas warga binaan selama menjalani masa pidana. Lebih dari itu, program tersebut menjadi bagian dari proses mempersiapkan mereka agar memiliki keterampilan dan kepercayaan diri ketika kembali ke masyarakat.

Kunjungan Marshel Widianto juga menjadi sarana memperkenalkan potensi program pembinaan yang dilaksanakan Lapas Cibinong kepada publik.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X