• Sabtu, 10 Oktober 2026

Kesaksian Ahmad Saudi, Penumpang Selamat Virgo Transport 8: Kapal Tiba-Tiba Miring

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Senin, 14 September 2026 | 01:42 WIB
Kesaksian Ahmad Saudi, Penumpang Selamat Virgo Transport 8: Kapal Tiba-Tiba Miring
Kesaksian Ahmad Saudi, Penumpang Selamat Virgo Transport 8: Kapal Tiba-Tiba Miring

BANJARMASIN, MAHATVA.ID – Ahmad Saudi menjadi salah satu penumpang yang berhasil selamat setelah Kapal Virgo Transport 8 hilang kontak di perairan Laut Jawa saat dalam perjalanan dari Surabaya menuju Banjarmasin.

Ahmad kemudian dievakuasi menggunakan MV Haida dan dibawa menuju Banjarmasin. Kepada wartawan, ia menceritakan detik-detik ketika kapal mulai miring hingga dirinya berusaha menyelamatkan diri.

Ahmad mengaku saat kejadian dirinya sedang tertidur di sofa. Ia terbangun setelah mendengar orang-orang berlarian di dalam kapal.

“Kalau kejadiannya ya singkat aja. Waktu saya tidur kan, saya kan tidur di kursi, di sofa. Jadi saya tidur itu ada orang lari. Saya tanya kenapa? Kapal miring. Terus saya berdiri, ternyata miring sungguhan,” kata Ahmad, dilansir detikKalimantan, Minggu (13/9/2026).

Dalam situasi panik, Ahmad langsung berusaha mencari pegangan untuk mempertahankan diri. Ia kemudian berpegangan pada jendela ketika posisi kapal semakin miring.

Kondisi kapal yang terus berubah membuat Ahmad kemudian berpindah menuju bagian atas kapal. Ia bertahan di kapal sembari menunggu kesempatan untuk menyelamatkan diri.

“Langsung saya lari ke bawah, terus saya ke jendela, saya pegangan sampai kapal itu miring. Abis miring, saya naik ke atas, nunggu sampai kapal tenggelam. Baru ada kapal karet itu keluar, baru saya loncat,” jelasnya.

Menurut Ahmad, dirinya baru meninggalkan kapal setelah perahu karet muncul dan memberikan kesempatan untuk menyelamatkan diri.

Ahmad juga menceritakan kondisi penumpang lainnya saat kapal mulai miring.

Menurut pengamatannya, masih banyak penumpang yang berada di dalam kamar-kamar kelas ekonomi ketika kapal mengalami kemiringan. Ia menduga sebagian penumpang kesulitan keluar karena kapal miring dalam waktu cepat.

Ahmad menyebut sebagian besar penumpang yang berada di luar kamar, terutama laki-laki, lebih cepat melakukan upaya penyelamatan diri.

“Tapi yang lain, ibu-ibu yang tinggal di kamar ekonomi ya, itu mungkin nggak selamat karena terlalu cepat kapal ini kemiringannya. Sedangkan alarm pemberitahuan aja nggak ada. Nggak ada tanda-tanda. Yang keluar ini kan sopir-sopir aja, orang laki-laki. Yang di kamar-kamar belum bisa keluar,” katanya.

Kesaksian Ahmad menjadi salah satu gambaran mengenai situasi yang terjadi ketika Kapal Virgo Transport 8 mengalami masalah di perjalanan Surabaya-Banjarmasin.

Sementara itu, proses penanganan dan pencarian terhadap penumpang lainnya terus menjadi perhatian setelah kapal tersebut dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X