• Sabtu, 10 Oktober 2026

Kenalkan Pertanian Sejak Dini, 253 Siswa Kunjungi Kawasan Ketahanan Pangan Bomang

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Sabtu, 12 September 2026 | 08:42 WIB
Kenalkan Pertanian Sejak Dini, 253 Siswa Kunjungi Kawasan Ketahanan Pangan Bomang
Kenalkan Pertanian Sejak Dini, 253 Siswa Kunjungi Kawasan Ketahanan Pangan Bomang

BOGOR, MAHATVA.ID – Sebanyak 253 siswa dari sejumlah sekolah di sekitar kawasan Bomang mengikuti kunjungan Eduwisata Ketahanan Pangan Bomang, Sabtu (12/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi kunjungan perdana dalam pengembangan kawasan ketahanan pangan Bomang sebagai sarana edukasi bagi generasi muda.

Kunjungan eduwisata ini merupakan bagian dari kegiatan Satgas Barisan Pengawal Indonesia Emas–Ketahanan Pangan Jalur Bomang. Kawasan Bomang dikembangkan tidak hanya sebagai area ketahanan pangan, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran terbuka yang mengenalkan pertanian, lingkungan, serta pentingnya kemandirian pangan kepada anak-anak.

Dalam kunjungan tersebut, para siswa diajak melihat dan mengenal secara langsung berbagai aktivitas ketahanan pangan yang berlangsung di kawasan Bomang.

Pembelajaran dikemas secara edukatif dan menyenangkan. Para siswa diperkenalkan dengan tanaman pangan sekaligus diajak memahami pentingnya menjaga dan merawat lingkungan.

Melalui pengalaman langsung tersebut, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai pertanian, tetapi juga memahami hubungan antara kebersihan lingkungan, kegiatan bercocok tanam, dan upaya membangun ketahanan pangan.

Kegiatan eduwisata ini juga menjadi bagian dari rangkaian Jum’at Bersih SDI HM Asman dengan tema “Bersih Lingkungannya, Sehat Badannya, Barokah Ilmunya”.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Dhuha Bersama yang berlangsung pukul 07.15–08.00 WIB. Setelah itu, para siswa mengikuti Operasi Semut di sekitar lingkungan sekolah sebelum melanjutkan kegiatan dengan kunjungan ke kawasan Eduwisata Ketahanan Pangan Bomang.

Rangkaian tersebut menjadi upaya menghubungkan pembiasaan hidup bersih di lingkungan sekolah dengan pembelajaran mengenai lingkungan dan ketahanan pangan secara langsung.

Kunjungan 253 siswa menjadi momentum untuk mendekatkan generasi muda dengan lingkungan dan dunia pertanian.

Para siswa dikenalkan bahwa menjaga kebersihan, menanam, serta merawat tanaman bukan sekadar aktivitas sehari-hari, tetapi juga bagian penting dari upaya membangun ketahanan pangan sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

Konsep pembelajaran langsung seperti ini diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian anak-anak terhadap lingkungan sekaligus memberikan pemahaman sejak dini mengenai pentingnya kemandirian pangan.

Kunjungan perdana ini diharapkan menjadi awal pengembangan Eduwisata Ketahanan Pangan Bomang yang dapat terus diperluas dengan melibatkan sekolah-sekolah lainnya.

Dengan pengembangan tersebut, kawasan Bomang diharapkan dapat menjadi ruang belajar terbuka yang mempertemukan edukasi lingkungan, pertanian, dan ketahanan pangan secara langsung.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X