BOGOR, MAHATVA.ID – Komitmen Pemerintah Desa Bojong Nangka, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat terus dilakukan melalui program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).
Kepala Desa Bojong Nangka, H. Amir Arsyad, S.Pd.I., turun langsung meninjau proses pembangunan Rutilahu di Kampung Cikuda, Dusun 04, RT 22/RW 10, Minggu (6/9/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan proses pembangunan berjalan sesuai rencana sekaligus memastikan bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat penerima.
Setibanya di lokasi, H. Amir Arsyad melihat langsung kondisi rumah serta progres pengerjaan pembangunan Rutilahu.
Selain memantau proses pembangunan, kepala desa juga berdialog dengan warga penerima manfaat untuk mengetahui kebutuhan dan kondisi yang mereka rasakan selama proses pembangunan berlangsung.
Menurut H. Amir Arsyad, program Rutilahu tidak hanya berkaitan dengan perbaikan bangunan secara fisik. Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang aman, sehat dan nyaman.
“Kami dari Pemerintah Desa Bojong Nangka sangat bersyukur dan mengapresiasi adanya program Rutilahu ini. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bogor, khususnya Bapak Bupati Bogor Rudy Susmanto, atas perhatian dan dukungannya terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar H. Amir Arsyad.
H. Amir Arsyad menilai dukungan terhadap pembangunan rumah layak huni merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan peningkatan kualitas tempat tinggal.
“Rumah yang layak adalah salah satu kebutuhan dasar masyarakat. Dengan hunian yang lebih aman dan nyaman, kami berharap keluarga penerima manfaat dapat menjalani kehidupan dengan lebih baik serta memiliki semangat untuk meningkatkan kesejahteraan keluarganya,” katanya.
Menurutnya, kondisi hunian memiliki keterkaitan dengan kualitas kehidupan keluarga. Karena itu, program Rutilahu diharapkan tidak berhenti pada pembangunan fisik, tetapi mampu memberikan dampak jangka panjang bagi penerima manfaat.
Pemerintah Desa Bojong Nangka memastikan proses pembangunan Rutilahu akan terus dipantau hingga selesai.
Monitoring dilakukan untuk memastikan pengerjaan berjalan dengan baik, kualitas pembangunan terjaga, serta hasil akhirnya sesuai dengan kebutuhan masyarakat penerima manfaat.
“Kami akan terus memantau dan mendampingi proses pembangunan di lapangan. Harapan kami, pembangunan ini dapat diselesaikan dengan baik, memiliki kualitas yang baik dan manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang oleh masyarakat,” tegasnya.
H. Amir Arsyad menambahkan, kehadiran pemerintah secara langsung di tengah masyarakat penting untuk memastikan setiap program pembangunan tidak sekadar selesai secara administratif, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga.