• Sabtu, 10 Oktober 2026

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Terpantau hingga Bogor, Warga Diminta Waspada

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Minggu, 6 September 2026 | 10:12 WIB
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Terpantau hingga Bogor, Warga Diminta Waspada
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Terpantau hingga Bogor, Warga Diminta Waspada

BOGOR, MAHATVA.ID – Sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) terpantau mencapai wilayah Bogor, Jawa Barat. Kondisi tersebut berdasarkan hasil pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui analisis RGB Citra Satelit Himawari-9 pada Minggu (6/9/2026) pukul 05.00 WIB.

BMKG melakukan pemantauan sebaran abu vulkanik dengan menyinkronkan hasil analisis citra satelit dengan data aktivitas erupsi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) serta Volcanic Ash Advisory Centre (VAAC) Darwin.

Berdasarkan hasil observasi satelit, sebaran abu vulkanik teridentifikasi pada dua zona ketinggian dengan arah pergerakan yang berbeda.

Pada zona permukaan hingga ketinggian 20.000 kaki, abu vulkanik bergerak ke arah Timur Laut–Selatan. Sebaran tersebut mencakup sebagian wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, serta wilayah perairan di sekitarnya.

Sementara itu, pada zona permukaan hingga ketinggian 50.000 kaki, sebaran abu bergerak ke arah Barat Daya–Barat Laut.

Zona sebaran tersebut mencakup sebagian wilayah Banten, Lampung, Bengkulu, Selat Sunda bagian selatan, hingga Samudra Hindia di sebelah barat Bengkulu, Lampung, dan Banten.

Masuknya sebaran abu vulkanik ke wilayah Jawa Barat menjadi perhatian, termasuk bagi masyarakat di Kabupaten Bogor.

Masyarakat Kabupaten Bogor diimbau meningkatkan kewaspadaan dan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah sebagai langkah perlindungan dari paparan partikel abu vulkanik.

Warga juga dianjurkan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi lingkungan mulai terdampak sebaran abu.

Apabila terdapat endapan abu vulkanik di lingkungan sekitar, masyarakat diimbau menjaga kebersihan dengan hati-hati agar abu tidak kembali beterbangan dan berpotensi terhirup.

Pembersihan endapan abu sebaiknya dilakukan secara hati-hati dengan memperhatikan kondisi lingkungan dan menggunakan perlindungan yang memadai.

Pemerintah Kabupaten Bogor mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik menyikapi adanya sebaran abu vulkanik.

Masyarakat diminta terus mengikuti perkembangan informasi mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau dan kondisi sebaran abu melalui sumber resmi pemerintah, khususnya BMKG dan instansi terkait.

Pemantauan terhadap pergerakan abu vulkanik menjadi penting mengingat arah sebarannya dapat berubah mengikuti kondisi atmosfer dan angin pada ketinggian tertentu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X