• Sabtu, 10 Oktober 2026

Akses Nambo–Tlajung Udik Kembali Terbantu, Warga Syukuran Jembatan Darurat Baru

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Jumat, 4 September 2026 | 15:59 WIB
Akses Nambo–Tlajung Udik Kembali Terbantu, Warga Syukuran Jembatan Darurat Baru
Akses Nambo–Tlajung Udik Kembali Terbantu, Warga Syukuran Jembatan Darurat Baru

BOGOR, MAHATVA.ID – Suasana penuh kebersamaan mewarnai kegiatan selametan jembatan darurat baru yang digelar warga sebagai bentuk rasa syukur atas selesainya pembangunan akses sementara di wilayah Desa Nambo, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jumat (4/9/2026).

Kegiatan selametan tersebut diisi dengan doa dan makan bersama yang diikuti oleh pengurus RT dan RW, Kepala Dusun, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sejumlah warga setempat.

Kebersamaan tampak begitu kental ketika masyarakat duduk bersama di atas jembatan yang baru selesai dibangun sebagai simbol rasa syukur sekaligus semangat gotong royong dalam menjaga fasilitas yang menjadi kebutuhan warga.

Salah satu sosok yang turut hadir dalam kegiatan tersebut adalah Acep Kusnadi, yang akrab disapa “Kodok”. Ia dikenal sebagai koordinator jalur alternatif yang menghubungkan Desa Nambo dan Desa Tlajung Udik.

Kehadiran Acep Kusnadi menjadi bagian dari semangat kebersamaan masyarakat dalam mendukung pembangunan serta menjaga fasilitas yang diharapkan dapat membantu aktivitas warga.

Akses Penting bagi Mobilitas Warga

Jembatan darurat tersebut menjadi akses penting bagi masyarakat, terutama dalam menunjang mobilitas dan aktivitas sehari-hari. Dengan selesainya pembangunan jembatan baru ini, warga berharap akses yang sebelumnya mengalami kendala dapat kembali dimanfaatkan dengan lebih baik.

Acep Kusnadi mengatakan, kegiatan selametan tersebut tidak hanya menjadi bentuk rasa syukur atas rampungnya pembangunan jembatan darurat, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan menjaga semangat gotong royong antarwarga.

“Alhamdulillah, jembatan darurat baru ini sudah bisa digunakan. Selametan ini sebagai bentuk rasa syukur sekaligus doa agar jembatan ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat. Yang paling penting, semangat gotong royong dan kebersamaan warga tetap kita jaga,” ujar Acep.

Ia berharap keberadaan jembatan tersebut dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.

Selain itu, warga juga berharap ke depan dapat direalisasikan pembangunan jembatan yang lebih permanen dan representatif sehingga akses masyarakat dapat semakin aman dan nyaman.

Kegiatan selametan berlangsung sederhana, namun penuh makna. Selain menjadi ungkapan rasa syukur, momentum tersebut juga menunjukkan bahwa semangat gotong royong masyarakat masih menjadi kekuatan penting dalam menjawab berbagai kebutuhan pembangunan di lingkungan sekitar.

Dengan hadirnya jembatan darurat baru tersebut, masyarakat Desa Nambo berharap akses jalur alternatif menuju Desa Tlajung Udik dapat kembali membantu mobilitas warga sambil menantikan solusi pembangunan infrastruktur yang lebih permanen.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X