• Sabtu, 10 Oktober 2026

Pemkab Bogor Kirim 7 Relawan Kemanusiaan ke NTT untuk Bantu Korban Bencana

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Jumat, 4 September 2026 | 08:24 WIB
Pemkab Bogor Kirim 7 Relawan Kemanusiaan ke NTT untuk Bantu Korban Bencana
Pemkab Bogor Kirim 7 Relawan Kemanusiaan ke NTT untuk Bantu Korban Bencana

BOGOR, MAHATVA.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengirimkan tim relawan kemanusiaan ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk membantu masyarakat terdampak bencana. Tim yang terdiri dari tujuh personel tersebut dijadwalkan berangkat pada Jumat (4/9/2026) dan akan menjalankan misi kemanusiaan selama kurang lebih lima hari.

Ketua Tim Relawan NTT, Didi Kurnia, mengatakan tim akan mengunjungi sejumlah wilayah terdampak bencana. Untuk sementara, fokus bantuan akan diarahkan ke Kabupaten Manggarai Barat dan Kabupaten Manggarai Timur.

“Tim akan mengunjungi beberapa kabupaten dan kota. Untuk sementara, fokus kita di Kabupaten Manggarai Barat dan Kabupaten Manggarai Timur. Pelaksanaannya tentu bisa berkembang sesuai dengan kondisi yang kita lihat langsung di lapangan,” ujar Didi.

Tim relawan kemanusiaan Pemkab Bogor terdiri dari berbagai unsur. Sebanyak dua personel berasal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dua personel dari Palang Merah Indonesia (PMI), dua tenaga medis dari Dinas Kesehatan, serta satu personel dari unsur media.

Selain membantu distribusi kebutuhan masyarakat terdampak bencana, tim juga akan menjalankan sejumlah kegiatan kemanusiaan lainnya, termasuk memberikan dukungan pemulihan psikologis bagi anak-anak melalui kegiatan trauma healing.

Untuk mendukung kegiatan tersebut, tim membawa sejumlah perlengkapan seperti boneka dan kebutuhan pendukung lainnya yang diharapkan dapat membantu anak-anak selama masa pemulihan pascabencana.

Didi menambahkan, bantuan yang diberikan juga dapat diarahkan untuk mendukung kebutuhan revitalisasi fasilitas umum yang terdampak bencana apabila berdasarkan asesmen di lapangan memang diperlukan.

“Kita juga membawa bantuan untuk trauma healing bagi anak-anak. Kemudian apabila di lapangan diperlukan bantuan untuk revitalisasi infrastruktur seperti masjid maupun sekolah, bantuan akan diarahkan sesuai hasil asesmen dan kebutuhan di lapangan,” terangnya.

Sementara itu, Koordinator Lapangan Tim Relawan NTT, Andi, menjelaskan bahwa tim dijadwalkan berada di NTT selama kurang lebih lima hari.

Setibanya di lokasi, tim terlebih dahulu akan melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dan BPBD setempat untuk memetakan kondisi serta kebutuhan masyarakat terdampak.

“Rencana keberangkatan hari Jumat dengan tim berjumlah tujuh orang. Sesampainya di sana, kami akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan pemerintah daerah dan BPBD setempat,” ujar Andi.

Setelah melakukan koordinasi dan asesmen, bantuan dari Pemkab Bogor akan dibelanjakan sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat di lokasi pengungsian.

“Setelah itu, kami akan membelanjakan anggaran yang sudah disetorkan Pemkab Bogor untuk kebutuhan yang benar-benar diperlukan di pengungsian,” jelasnya.

Menurut Andi, tim akan memprioritaskan bantuan terhadap barang-barang yang paling mendesak dan mulai menipis persediaannya di lokasi pengungsian.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X