MAHATVA.ID – Serangan udara yang dikaitkan dengan Amerika Serikat dilaporkan menghantam sebuah lokasi acara pernikahan di wilayah pegunungan dekat kota pesisir Sirik, Provinsi Hormozgan, Iran, Rabu (2/9/2026).
Dalam insiden tersebut, empat orang dilaporkan tewas, termasuk seorang anak, sementara lebih dari 50 orang lainnya mengalami luka-luka.
Cabang Bulan Sabit Merah Iran di Provinsi Hormozgan mengonfirmasi adanya korban jiwa akibat serangan yang menghantam dan merusak sebuah rumah tinggal di lokasi tersebut.
Kantor berita Fars, yang memiliki kedekatan dengan Garda Revolusi Iran, melaporkan tim tanggap darurat masih melakukan penanganan serta pencarian dan penyelamatan di lokasi kejadian.
Pihak Bulan Sabit Merah Iran menyatakan salah satu korban meninggal dunia merupakan seorang anak.
Informasi mengenai penanganan korban juga dikonfirmasi oleh Wakil Gubernur Provinsi Hormozgan bidang keamanan.
Rekaman yang beredar dari lokasi kejadian memperlihatkan bangunan yang mengalami kerusakan berat dengan tumpukan puing di sekitarnya. Sejumlah warga juga terlihat berada dalam kondisi panik setelah serangan tersebut.
Petugas penyelamat terus melakukan evakuasi di sekitar reruntuhan bangunan yang terdampak.
Setelah serangan terjadi, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei menyampaikan ancaman balasan terhadap Amerika Serikat melalui unggahan di media sosial X.
“Wahai Iran dan Poros Perlawanan, ada pelajaran tak terlupakan bagi musuh Amerika,” ujar Mojtaba Khamenei.
Hingga saat ini, otoritas Iran masih melakukan proses evakuasi dan penanganan terhadap korban.
Serangan tersebut terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat yang sebelumnya telah terlibat dalam sejumlah eskalasi militer.
Informasi mengenai pihak yang bertanggung jawab atas serangan dan perkembangan jumlah korban masih terus berkembang.