BOGOR, MAHATVA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) menghadirkan Gerakan Pangan Murah (GPM) bertepatan dengan pelaksanaan Car Free Day (CFD) Tegar Beriman, Minggu (30/8/2026).
Kehadiran GPM memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berolahraga sekaligus memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor, Andri Hadian, mengatakan pelaksanaan GPM merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan, sekaligus membantu meningkatkan daya beli masyarakat.
“Hari ini, sesuai dengan instruksi Pak Bupati, Dinas Ketahanan Pangan mengadakan kegiatan Gerakan Pangan Murah. Tujuannya adalah menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan,” ujar Andri.
Dalam pelaksanaan GPM, masyarakat dapat membeli sejumlah komoditas pangan dengan harga di bawah harga pasar.
Komoditas yang tersedia meliputi beras, minyak goreng, telur, gula, tepung-tepungan, hingga ayam ras.
Menurut Andri, ayam ras menjadi salah satu komoditas yang mendapat perhatian karena harga di pasaran dalam beberapa waktu terakhir mulai mengalami kenaikan.
Melalui Gerakan Pangan Murah, masyarakat dapat memperoleh kebutuhan tersebut dengan harga yang lebih terjangkau.
“Dengan adanya GPM ini, masyarakat bisa membeli dengan harga murah dan bisa mendapatkan ayam ras dengan baik,” jelasnya.
Pelaksanaan GPM yang digelar bersamaan dengan CFD Tegar Beriman memberikan kemudahan bagi masyarakat.
Warga dapat memanfaatkan akhir pekan untuk berolahraga sekaligus membeli berbagai kebutuhan pangan bagi keluarga.
“Dengan adanya GPM ini, masyarakat bisa berolahraga sambil juga membeli pangan-pangan yang memang dibutuhkan oleh masyarakat pada saat ini,” katanya.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak Gerakan Pangan Murah dibuka pada pukul 06.30 WIB. Warga mulai berdatangan untuk mendapatkan berbagai komoditas pangan yang ditawarkan dengan harga lebih murah.
“Alhamdulillah, kita buka GPM ini mulai pukul 06.30 WIB dan kita bisa melihat antusias masyarakat yang berkumpul untuk mendapatkan harga murah beberapa komoditas. Insyaallah untuk stok kita aman,” ungkap Andri.