BOGOR, MAHATVA.ID – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Bogor kembali menggelar Skill Competition Kabupaten Bogor Firefighter Challenge 2026 di Gelora Pakansari, Cibinong, Ahad (30/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan keterampilan, ketangkasan, dan kesiapsiagaan petugas dalam menghadapi berbagai kejadian kebakaran maupun situasi penyelamatan di tengah masyarakat.
Firefighter Challenge 2026 merupakan pelaksanaan kedua setelah sebelumnya kegiatan serupa digelar pada 2025. Kompetisi kali ini diikuti jajaran pemadam kebakaran Kabupaten Bogor bersama sejumlah daerah tetangga, di antaranya Kota Bogor, Kota Depok, Kabupaten Sukabumi, dan Tangerang Selatan.
Mewakili Bupati Bogor, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum bagi para petugas untuk mengasah sekaligus merefresh kemampuan yang selama ini diterapkan dalam penanganan kejadian di lapangan.
“Yang terpenting, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kita untuk mengasah kembali kemampuan. Kita lebih sering bertempur di lapangan, tetapi jarang memiliki kesempatan untuk mengasah kemampuan di tempat latihan. Hari ini, latihan-latihan yang sudah kita lakukan di-refresh kembali melalui kegiatan Skill Challenge,” ujar Yudi.
Menurut Yudi, tingginya frekuensi kejadian kebakaran membuat petugas pemadam kebakaran lebih banyak menghabiskan waktu untuk melakukan penanganan langsung di lapangan.
Ia menyebut, pada Juni dan Juli 2026 saja, jumlah kejadian kebakaran lahan di Kabupaten Bogor telah mencapai lebih dari 100 kejadian.
Kondisi tersebut menjadi pengingat pentingnya kesiapan personel dalam menghadapi berbagai kondisi darurat.
“Jadi, kita lebih banyak bertempur di lapangan dan jarang melakukan latihan. Hari ini menjadi bagian dari upaya kita untuk memantapkan latihan, merefresh kembali apa yang sudah kita lakukan selama setahun ke belakang,” jelasnya.
Yudi menegaskan bahwa kesiapsiagaan merupakan bagian penting dalam tugas pemadam kebakaran dan penyelamatan. Para petugas dituntut untuk selalu siap memberikan pelayanan kapan pun dan di mana pun masyarakat membutuhkan bantuan.
Ia pun menyampaikan arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto agar jajaran pemadam kebakaran senantiasa berada dalam kondisi siaga dalam menjalankan pelayanan kepada masyarakat selama 24 jam.
“Arahan pimpinan kepada kita semua adalah bahwa kita tidak pernah tidur. Kita memberikan pelayanan selama 24 jam kepada masyarakat,” katanya.
Melalui pelaksanaan Firefighter Challenge 2026, jajaran pemadam kebakaran diharapkan dapat terus meningkatkan kemampuan teknis, ketangkasan, serta kesiapan dalam menjalankan tugas.
Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi ruang silaturahmi dan pertukaran pengalaman antarjajaran pemadam kebakaran dari Kabupaten Bogor dan daerah lainnya.