Sebelumnya, Prabowo meminta masyarakat menghentikan penggunaan seng dan asbes sebagai material atap rumah. Ia mendorong penggunaan genteng sebagai salah satu alternatif, selain kembali mempertimbangkan material tradisional seperti ijuk dan rumbia.
Prabowo menyampaikan hal itu saat acara Peresmian Revitalisasi Stasiun Semarang Tawang. Pernyataannya dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (31/7/2026).
“Aslinya bangsa Indonesia tidak memakai seng. Kalau perlu kita kembali pakai ijuk, kembali pakai rumbai, kalau tidak kita harus cari (alternatif). Rakyat kita dari dulu bisa bikin genteng kok, genteng bukan teknologi baru, rakyat kita dari dulu pakai genteng,” kata Prabowo.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyoroti penggunaan atap seng. Ia menyebut material tersebut dapat menimbulkan persoalan kesehatan ketika mengalami karat dan mengkhawatirkan dampaknya terhadap penghuni rumah.
Meski demikian, penggunaan kembali ijuk dan rumbia memiliki sejumlah pertimbangan teknis. Selain aspek ketahanan terhadap kebakaran dan potensi kebocoran, ketersediaan produksi serta kebutuhan bangunan modern menjadi faktor yang perlu diperhatikan sebelum material tersebut diterapkan secara luas.