• Minggu, 11 Oktober 2026

Pemerintah Siapkan Insentif Motor Listrik, Alva dan Gesits Jadi Kandidat Penerima

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Rabu, 19 Agustus 2026 | 05:47 WIB
Pemerintah Siapkan Insentif Motor Listrik, Alva dan Gesits Jadi Kandidat Penerima
Pemerintah Siapkan Insentif Motor Listrik, Alva dan Gesits Jadi Kandidat Penerima

JAKARTA, MAHATVA.ID – Pemerintah tengah mematangkan skema insentif motor listrik sekaligus menyiapkan anggaran untuk mendukung percepatan elektrifikasi kendaraan di Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, saat ini sudah terdapat dua merek motor listrik yang masuk dalam skema penerima insentif pemerintah, yakni Alva dan Gesits.

“Untuk produknya, salah satunya Alva, salah duanya Gesits,” kata Airlangga dalam Konferensi Pers Nota Keuangan dan RAPBN Tahun Anggaran 2027 di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Menurut Airlangga, pemerintah masih mematangkan mekanisme pemberian insentif, termasuk besaran anggaran yang akan dialokasikan untuk masing-masing merek.

Airlangga mengatakan pemberian insentif nantinya akan diselaraskan dengan ekosistem kendaraan listrik yang tengah dibangun pemerintah.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah penggunaan dan kesiapan baterai sebagai komponen utama kendaraan listrik.

“Yang pertama-tama tentu akan dilihat dari baterainya,” ujarnya.

Kebijakan tersebut diharapkan tidak hanya mendorong penjualan motor listrik, tetapi juga memperkuat ekosistem industri kendaraan listrik nasional dari hulu hingga hilir.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meresmikan motor listrik nasional buatan dalam negeri beserta ekosistem pendukungnya di fasilitas produksi PT Ilectra Motor Group (ALVA), Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (13/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengapresiasi keberanian pelaku usaha swasta yang berinvestasi dan mengambil risiko dalam mengembangkan industri motor listrik nasional di tengah persaingan dengan produk dari China, Jepang, dan Korea Selatan.

Pemerintah kemudian mengumumkan rencana pemberian insentif untuk mendukung produksi satu juta motor listrik yang diproduksi di dalam negeri oleh perusahaan Indonesia.

“Hari ini kita umumkan, kita akan berikan insentif yang cukup besar untuk mereka yang bisa membangun satu juta motor listrik yang diproduksi di dalam negeri oleh perusahaan Indonesia,” ujar Prabowo dalam penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya di Jakarta, Jumat.

Prabowo menjelaskan, kebijakan insentif motor listrik memiliki sejumlah tujuan strategis.

Pertama, menurunkan biaya kendaraan listrik sehingga lebih terjangkau bagi masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X