• Minggu, 11 Oktober 2026

BNPB Pastikan Logistik Gempa NTT Tersalurkan Merata, Wilayah Terparah Jadi Prioritas

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Senin, 17 Agustus 2026 | 07:48 WIB
BNPB Pastikan Logistik Gempa NTT Tersalurkan Merata, Wilayah Terparah Jadi Prioritas
BNPB Pastikan Logistik Gempa NTT Tersalurkan Merata, Wilayah Terparah Jadi Prioritas

Langkah tersebut menjadi penting mengingat kondisi geografis sejumlah wilayah terdampak yang tidak seluruhnya mudah dijangkau melalui jalur darat.

Di sisi lain, pemerintah memastikan akses jalan yang sebelumnya terdampak longsor terus ditangani.

Suharyanto menyampaikan berdasarkan informasi dari Kementerian Pekerjaan Umum, seluruh ruas jalan yang sebelumnya tertutup longsor telah berhasil dibuka.

“Kemudian jalan-jalan, informasi dari Menteri PU sudah temu semua. Tidak ada lagi yang tertutup longsor sehingga tidak bisa jalan,” katanya.

Untuk wilayah Sikka, Nagekeo, dan Ende, distribusi bantuan juga dilakukan melalui jalur laut dan udara dengan pusat distribusi di Maumere.

Bantuan logistik dapat dikirim melalui Pelabuhan Maumere maupun menggunakan pesawat berkapasitas besar. Pemerintah juga menyiapkan dua helikopter di wilayah tersebut untuk menjangkau lokasi-lokasi yang masih sulit diakses.

“Kemudian untuk yang Sikka, Nagekeo, dan Ende, ini barang langsung masuk ke Pelabuhan Maumere. Pakai bandara, pesawat besar. Di sana juga ada 2 heli untuk menjangkau apabila ternyata ada titik-titik yang belum bisa terjangkau,” pungkas Suharyanto.

Pemerintah memastikan distribusi bantuan akan terus dilakukan berdasarkan hasil asesmen kebutuhan di lapangan. Prioritas diberikan kepada masyarakat yang mengalami dampak paling berat, terutama di wilayah yang membutuhkan dukungan logistik, layanan kesehatan, serta kebutuhan dasar lainnya.

Langkah tersebut menjadi bagian dari percepatan penanganan darurat gempa bumi NTT dengan mengedepankan keselamatan masyarakat serta memastikan bantuan dapat menjangkau seluruh wilayah terdampak.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X