• Minggu, 11 Oktober 2026

BNPB Fokuskan Penanganan Gempa Flores pada SAR, Logistik dan Pemulihan Layanan Dasar

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Senin, 17 Agustus 2026 | 07:28 WIB
BNPB Fokuskan Penanganan Gempa Flores pada SAR, Logistik dan Pemulihan Layanan Dasar
BNPB Fokuskan Penanganan Gempa Flores pada SAR, Logistik dan Pemulihan Layanan Dasar

MAHATVA.ID, NTT – Keselamatan warga dan pemenuhan kebutuhan dasar menjadi prioritas utama pemerintah dalam penanganan pascagempa bumi Magnitudo 7,7 yang mengguncang kawasan Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengarahkan percepatan pencarian dan pertolongan korban, evakuasi, distribusi bantuan, pemulihan layanan dasar, hingga pendataan rumah warga terdampak.

Arahan tersebut disampaikan Suharyanto dalam rapat koordinasi bersama kementerian/lembaga dan pemerintah daerah di Kantor Bupati Manggarai Barat, NTT, Minggu (16/8/2026).

Enam kabupaten menjadi perhatian utama pemerintah karena mengalami dampak cukup parah, yakni Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Ende, Nagekeo, dan Sikka.

Suharyanto meminta operasi pencarian dan pertolongan dipimpin langsung Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), dengan melibatkan unsur TNI, Polri serta relawan.

“Kami mohon Kepala Basarnas sesuai undang-undang memimpin langsung proses pencarian pertolongan. Mohon unsur TNI-Polri dan relawan bergabung di bawah kepemimpinan Kabasarnas,” kata Suharyanto.

Penyisiran terhadap lokasi terdampak akan terus dilakukan hingga seluruh area dipastikan aman dan tidak ada lagi korban yang membutuhkan pertolongan.

Selain operasi SAR, pemerintah juga mempercepat distribusi bantuan ke wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

BNPB mengoordinasikan pengerahan kekuatan udara dan laut. TNI mengerahkan empat helikopter dan kapal laut, sementara Basarnas turut mengerahkan kapal serta pesawat.

BNPB sendiri menyiapkan dua pesawat sayap lebar dan satu helikopter. Armada tersebut difokuskan untuk mengangkut berbagai kebutuhan masyarakat terdampak, mulai dari bahan pangan, selimut, tenda pengungsian hingga kebutuhan dasar lainnya.

“Alutsista ini kita fokuskan untuk pendistribusian logistik,” ujar Suharyanto.

Untuk mengonsolidasikan bantuan dari berbagai daerah, BNPB juga mengoperasikan Posko Logistik Nasional di Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Bantuan yang berasal dari kementerian/lembaga, BUMN, swasta maupun masyarakat akan dikonsolidasikan melalui posko tersebut sebelum dikirim menuju wilayah terdampak melalui jalur udara.

“Masyarakat atau pihak yang ingin membantu, semuanya bisa melalui Posko Nasional yang sekarang sudah berdiri di Halim Perdanakusuma. Nanti dari Halim masuk ke Labuan Bajo, bisa juga masuk ke Maumere,” jelas Suharyanto.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X