BOGOR, MAHATVA.ID — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong menerima kunjungan studi tiru dari Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Tangerang, Sabtu (15/8/2026).
Kunjungan tersebut menjadi momentum berbagi pengalaman dan praktik baik antarsatuan kerja Pemasyarakatan, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan, pembinaan Warga Binaan, serta pengembangan berbagai inovasi.
Rombongan Rutan Kelas I Tangerang dipimpin langsung oleh Kepala Rutan dan disambut jajaran pejabat struktural Lapas Kelas IIA Cibinong.
Kegiatan diawali dengan pemaparan profil satuan kerja, sistem pelayanan, serta sejumlah program dan inovasi yang telah dikembangkan Lapas Cibinong dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan.
Usai pemaparan, rombongan Rutan Kelas I Tangerang diajak meninjau sejumlah fasilitas dan program unggulan Lapas Cibinong.
Peninjauan meliputi Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Dapur Sahabat, Balai Latihan Kerja, Klinik Pratama, hingga area pembinaan kemandirian di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE).
Salah satu lokasi yang mendapat perhatian adalah Kebun Inovasi Lapas Cibinong. Kawasan tersebut dikembangkan sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian sekaligus mendukung ketahanan pangan dan pengelolaan lingkungan.
Berbagai kegiatan produktif dilakukan secara terpadu, mulai dari pengolahan sampah organik melalui budi daya maggot, pengelolaan sampah plastik, hingga peternakan ayam, kambing, dan bebek.
Pengelolaan Kebun Inovasi tidak hanya bertujuan menghasilkan kegiatan produktif bagi Warga Binaan, tetapi juga membangun ekosistem ketahanan pangan di lingkungan Pemasyarakatan.
Budi daya maggot, misalnya, memanfaatkan sampah organik sebagai sumber pakan. Sementara kegiatan peternakan dikembangkan untuk menghasilkan komoditas pangan sekaligus memberikan pengalaman praktis kepada Warga Binaan dalam mengelola usaha peternakan.
Kepala Lapas Cibinong, Wisnu Hani Putranto, menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, studi tiru merupakan ruang untuk saling bertukar pengalaman dan memperkuat kolaborasi antarsatuan kerja Pemasyarakatan.
“Kami menyambut baik kunjungan Rutan Kelas I Tangerang. Bagi kami, studi tiru menjadi ruang untuk saling berbagi pengalaman dan melihat bagaimana sebuah program dapat dikembangkan sesuai dengan kebutuhan masing-masing UPT,” ujar Wisnu.
Ia menambahkan, Kebun Inovasi Lapas Cibinong tidak hanya diarahkan untuk mendukung pembinaan kemandirian, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Rutan Kelas I Tangerang mengapresiasi penerimaan dan keterbukaan jajaran Lapas Cibinong dalam berbagi pengalaman.