Efisiensi tersebut menjadi salah satu alasan pemerintah mendorong percepatan adopsi kendaraan listrik, terutama bagi masyarakat yang menggunakan sepeda motor sebagai kendaraan utama untuk bekerja maupun menjalankan aktivitas sehari-hari.
Selain insentif pembiayaan, pemerintah juga tengah menyiapkan skema tukar tambah bagi masyarakat yang masih menggunakan sepeda motor berbahan bakar bensin.
Melalui skema tersebut, masyarakat diharapkan memiliki pilihan yang lebih mudah untuk beralih menggunakan motor listrik tanpa harus menanggung seluruh biaya pembelian kendaraan baru secara langsung.
Program Motor Listrik Nasional diharapkan tidak hanya meningkatkan penggunaan kendaraan listrik, tetapi juga memperkuat industri nasional dari sisi produksi, komponen, teknologi, pembiayaan hingga ekosistem pendukungnya.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari agenda pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi, mengurangi ketergantungan terhadap BBM, serta membangun industri kendaraan listrik nasional yang mandiri dan berkelanjutan.