BOGOR, MAHATVA.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong terus memperkuat kualitas pelayanan publik. Upaya tersebut mendapat dukungan melalui kunjungan Tim Ombudsman RI Perwakilan Jakarta Raya dalam rangka pendampingan menghadapi Penilaian Maladministrasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada September mendatang.
Kegiatan pendampingan dilaksanakan di Lapas Kelas IIA Cibinong, Selasa (11/8/2026), dan dipimpin langsung oleh Kepala Perwakilan Ombudsman RI Perwakilan Jakarta Raya, Dedy Irsan.
Kedatangan tim Ombudsman disambut Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong beserta jajaran.
Kegiatan diawali dengan peninjauan sejumlah sarana dan prasarana pelayanan publik yang tersedia di Lapas Cibinong.
Tim Ombudsman melihat secara langsung proses serta fasilitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Peninjauan mencakup Ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), ruang kunjungan, Dapur Sahabat, hingga blok hunian Warga Binaan.
Peninjauan tersebut menjadi bagian dari pendampingan untuk memastikan penyelenggaraan pelayanan publik berjalan sesuai standar serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Selain melihat fasilitas, tim juga memberikan sejumlah masukan terkait penguatan kualitas pelayanan dan tata kelola di lingkungan Lapas Cibinong.
Setelah peninjauan lapangan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi antara jajaran Lapas Cibinong dan Tim Ombudsman RI Perwakilan Jakarta Raya.
Dalam diskusi tersebut, dibahas berbagai dokumen pendukung yang perlu dipersiapkan dalam menghadapi Penilaian Maladministrasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2026.
Pembahasan berlangsung secara interaktif dengan pertukaran informasi, masukan, dan saran untuk memperkuat tata kelola pelayanan publik.
Penguatan tersebut diarahkan agar pelayanan di Lapas Cibinong semakin akuntabel, transparan, profesional, dan bebas dari praktik maladministrasi.
Kepala Perwakilan Ombudsman RI Perwakilan Jakarta Raya, Dedy Irsan, memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan pelayanan publik di Lapas Cibinong.
Menurutnya, fasilitas dan layanan yang telah tersedia menunjukkan adanya komitmen dari jajaran Lapas Cibinong dalam memberikan pelayanan profesional kepada masyarakat.
“Dari hasil peninjauan hari ini kami melihat penyelenggaraan pelayanan publik di Lapas Cibinong telah berjalan dengan baik. Berbagai fasilitas layanan telah tersedia dan dimanfaatkan secara optimal. Hal ini dapat menjadi contoh bagi UPT Pemasyarakatan lainnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Dedy.