• Senin, 12 Oktober 2026

Lady Vien Tampil dengan Busana Kawasaran, Angkat Pesan Keberagaman Indonesia

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:53 WIB
Lady Vien Tampil dengan Busana Kawasaran, Angkat Pesan Keberagaman Indonesia
Lady Vien Tampil dengan Busana Kawasaran, Angkat Pesan Keberagaman Indonesia

Sebelumnya, ia pernah mengenakan pakaian adat dari sejumlah daerah, termasuk Jawa dan Bali. Namun, kesempatan mengenakan busana Minahasa memberikan pengalaman baru yang membuatnya semakin tertarik terhadap keberagaman fashion tradisional Nusantara.

“Aku sudah pernah pakai pakaian Jawa dan Bali. Sekarang dapat kesempatan untuk pakai pakaian Minahasa. Aku suka banget karena bisa mencoba sesuatu yang baru,” ujarnya.

Bukan Sekadar Fashion, Ada Pesan Cinta Indonesia

Bagi Lady Vien, busana Kawasaran yang dikenakannya bukan sekadar pelengkap penampilan dalam sebuah video klip. Busana tersebut membawa pesan mengenai identitas, budaya, perjuangan, dan kecintaan terhadap Indonesia.

Kawasaran menjadi lambang penghormatan terhadap para Waraney, sosok ksatria Minahasa yang memiliki sejarah perjuangan dalam menghadapi penjajahan.

Semangat tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk meneruskan perjuangan dalam bentuk yang berbeda, antara lain melalui kontribusi positif dan upaya memajukan bangsa.

Lady Vien menilai keberagaman merupakan salah satu kekuatan terbesar Indonesia. Perbedaan suku, budaya, dan tradisi justru menjadi warna yang memperkaya identitas bangsa.

“Yang penting kita menyatakan cinta kepada Indonesia. Kita hidup berdampingan dengan teman-teman kita meskipun kita berbeda,” ungkapnya.

Pesan tersebut semakin relevan karena lagu “Warna Warni Indonesia” hadir menjelang momentum peringatan kemerdekaan. Melalui perpaduan musik, busana, dan unsur budaya, karya tersebut mencoba menggambarkan Indonesia sebagai bangsa yang memiliki keberagaman namun tetap mampu hidup berdampingan dalam persatuan.

Lady Vien berharap karya tersebut dapat mengingatkan masyarakat, khususnya generasi muda, untuk semakin mengenal sekaligus menjaga warisan budaya Indonesia.

“Indonesia itu kaya banget, baik dari alam maupun budayanya. Jadi alam dan budaya kita harus terus dilestarikan,” katanya.

Delapan Penyanyi Bersatu dalam “Warna Warni Indonesia”

Lagu “Warna Warni Indonesia” melibatkan delapan penyanyi, yakni Sarwana, Feline Xiao, Lidya Lau, Ari Sanjaya, Bemby Noor, Fryda Lucyana, Dea Mirella, dan Tessa Mariska.

Sutradara sekaligus produser Marcos Tjung mengakui bahwa menyatukan delapan penyanyi dengan kesibukan masing-masing menjadi tantangan tersendiri.

Keterbatasan waktu membuat proses rekaman sekaligus pengambilan gambar harus dilakukan dalam waktu yang sangat singkat.

“Aku coba hari itu saja, benar-benar dari rekaman hari itu juga, syuting hari itu juga. Karena ngumpulin mereka itu yang nggak mungkin,” ujar Marcos.

Meski dikerjakan dalam waktu terbatas, Marcos berupaya memaksimalkan konsep visual agar pesan lagu tetap tersampaikan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X