• Senin, 12 Oktober 2026

Tour de Malasari Jadi Agenda Tahunan, Rudy Susmanto Bidik Malasari sebagai Destinasi Wisata Unggulan

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:34 WIB
Tour de Malasari Jadi Agenda Tahunan, Rudy Susmanto Bidik Malasari sebagai Destinasi Wisata Unggulan
Tour de Malasari Jadi Agenda Tahunan, Rudy Susmanto Bidik Malasari sebagai Destinasi Wisata Unggulan

Setelah memasuki seri kedua pada 2026, Pemkab Bogor menargetkan seri ketiga dapat kembali digelar pada 2027.

Pemerintah juga menargetkan peningkatan kualitas infrastruktur pendukung, termasuk pelebaran jalan dan pemasangan penerangan jalan umum (PJU).

“Dari awal seri pertama, kita sudah sepakat menjadikannya agenda rutin event tahunan. Tahun depan masuk seri ketiga. Mudah-mudahan dengan infrastruktur jalan yang lebih lebar dan penerangan jalan umum, insyaallah sudah terpasang semua,” jelas Rudy.

Rudy menegaskan, pengembangan Desa Malasari tidak boleh hanya bertumpu pada penyelenggaraan event olahraga.

Menurutnya, masyarakat harus mendapatkan manfaat ekonomi secara langsung dari meningkatnya kunjungan wisatawan.

Salah satu peluang yang dapat dikembangkan adalah penyediaan homestay berbasis rumah warga.

Wisatawan yang datang dapat tinggal di rumah masyarakat sehingga tidak hanya menikmati panorama alam, tetapi juga merasakan langsung kehidupan dan keramahan warga Desa Malasari.

“Kita ingin Desa Malasari dengan segala potensi yang dimiliki Kabupaten Bogor, dengan keindahan alam yang luar biasa dan keramahan masyarakat yang luar biasa. Kalau ingin merasakan menjadi warga Desa Malasari, datang ke Malasari,” ungkap Rudy.

Selain homestay, Desa Malasari juga memiliki sejumlah lokasi yang dapat dikembangkan untuk kegiatan camping, overland, dan berbagai aktivitas olahraga.

Potensi tersebut dinilai dapat memperpanjang lama kunjungan wisatawan sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

Pemkab Bogor juga menyiapkan rencana pengembangan rute Tour de Malasari pada 2027.

Salah satu rencana yang tengah dibahas adalah membangun konektivitas antara Desa Cianten dan Desa Malasari.

Rute tersebut diharapkan dapat menghubungkan dua kawasan perkebunan teh besar di Kabupaten Bogor sekaligus membuka jalur wisata baru.

“Untuk rute baru akan kita bicarakan kembali, karena 2027 kita merencanakan menghubungkan Desa Cianten dengan Desa Malasari. Jadi dua kebun teh besar akan kita satukan di Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Rudy berharap rencana tersebut mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi sehingga konektivitas pariwisata dapat diperluas hingga kawasan Pelabuhan Ratu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X