Serangan tersebut terjadi meskipun telah diumumkan kesepakatan untuk melaksanakan tahap berikutnya dari rencana gencatan senjata.
Sumber medis di Rumah Sakit Nasser, Khan Younis, Gaza Selatan, menyebut tiga warga Palestina tewas dan tiga lainnya mengalami luka-luka setelah serangan udara menghantam sebuah apartemen di kawasan Al-Qarara, barat laut Khan Younis.
Pejabat Palestina juga mencatat ribuan dugaan pelanggaran selama periode gencatan senjata yang disebut mengakibatkan 1.230 warga Palestina meninggal dunia dan 4.076 lainnya mengalami luka-luka.
Pemerintah Indonesia menilai penghentian serangan dan perlindungan masyarakat sipil harus menjadi prioritas dalam setiap upaya perdamaian di Gaza.
Indonesia juga terus mendorong seluruh pihak untuk menghormati hukum internasional, memastikan bantuan kemanusiaan dapat disalurkan tanpa hambatan, serta menjalankan kesepakatan yang telah dicapai.
Jakarta menegaskan dukungan terhadap proses perdamaian yang kredibel dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mewujudkan negara Palestina yang merdeka dan berdaulat dalam kerangka Solusi Dua Negara.
Bagi Indonesia, implementasi komitmen perdamaian tidak hanya penting untuk menghentikan kekerasan, tetapi juga menjadi jalan untuk mengakhiri penderitaan masyarakat sipil dan membuka ruang bagi pemulihan Gaza.