• Selasa, 13 Oktober 2026

Dedi Mulyadi Siagakan Jabar, Beri Hadiah Rp50 Juta bagi Warga yang Tangkap Begal Hidup-Hidup

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Jumat, 24 Juli 2026 | 12:39 WIB
Dedi Mulyadi Siagakan Jabar, Beri Hadiah Rp50 Juta bagi Warga yang Tangkap Begal Hidup-Hidup
Dedi Mulyadi Siagakan Jabar, Beri Hadiah Rp50 Juta bagi Warga yang Tangkap Begal Hidup-Hidup

BANDUNG, MAHATVA.ID – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengumumkan langkah tegas dalam menghadapi meningkatnya potensi tindak kriminal di wilayah Jawa Barat. Salah satu kebijakan yang menjadi perhatian publik adalah pemberian sayembara dengan hadiah Rp5 juta hingga Rp50 juta bagi warga yang berhasil melumpuhkan pelaku kejahatan dan menyerahkannya kepada aparat kepolisian dalam keadaan hidup.

Pernyataan tersebut disampaikan Dedi Mulyadi saat menyampaikan arahan mengenai kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan di Jawa Barat.

Menurut Dedi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus berkoordinasi dengan Polda Jawa Barat serta Polda Metro Jaya guna memperkuat pengamanan wilayah dan mengantisipasi berbagai aksi kriminal.

"Kita terus berkoordinasi dengan jajaran kepolisian, khususnya Polda Jawa Barat dan juga akan berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk siaga menghadapi berbagai aksi kejahatan di Jawa Barat," ujar Dedi.

Dalam arahannya, Dedi meminta seluruh unsur pemerintah daerah meningkatkan kesiapsiagaan, termasuk mengoptimalkan patroli malam.

Ia menginstruksikan agar mobil patroli tetap beroperasi setiap malam dengan lampu rotator menyala sebagai bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat.

Selain aparat kepolisian, Dedi juga meminta Satpol PP dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) bersiaga di sejumlah titik strategis untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat mengganggu keamanan masyarakat.

Dedi Mulyadi juga mengajak masyarakat kembali menghidupkan budaya Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) sebagai bentuk gotong royong menjaga keamanan lingkungan.

Menurutnya, keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.

"Warga bersiskamling menjaga diri dan dijaga diri. Ini adalah prinsip dasar kita hidup bergotong-royong," katanya.

Langkah yang paling menyita perhatian adalah pengumuman sayembara bagi masyarakat yang berhasil membantu menghentikan aksi kriminal.

Dedi menyatakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan hadiah mulai Rp5 juta hingga Rp50 juta bagi warga yang mampu melumpuhkan pelaku kejahatan seperti maling, copet, jambret, begal, maupun perampok, kemudian menyerahkannya kepada pihak kepolisian dalam keadaan hidup.

"Saya memberikan sayembara untuk seluruh warga Jabar yang bisa melumpuhkan maling, copet, jambret, begal, rampok. Kami siapkan hadiah dari Rp5 juta sampai Rp50 juta, yang mampu melumpuhkan berbagai aksi kejahatan dan menyerahkannya kepada kepolisian dalam keadaan hidup," tegas Dedi.

Meski demikian, Dedi tidak menjelaskan secara rinci mekanisme pemberian hadiah maupun syarat administratif bagi masyarakat yang berhak menerima penghargaan tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X