• Selasa, 13 Oktober 2026

Pemkab Bogor Normalisasi Kali Angke di Kemang, Atasi Pendangkalan Sungai dan Kurangi Risiko Banjir

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Rabu, 22 Juli 2026 | 13:01 WIB
Pemkab Bogor Normalisasi Kali Angke di Kemang, Atasi Pendangkalan Sungai dan Kurangi Risiko Banjir
Pemkab Bogor Normalisasi Kali Angke di Kemang, Atasi Pendangkalan Sungai dan Kurangi Risiko Banjir

BOGOR, MAHATVA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama Pemerintah Kecamatan Kemang terus memperkuat sinergi dalam pelaksanaan normalisasi sungai sebagai upaya meningkatkan kelancaran aliran air sekaligus mengurangi risiko banjir akibat pendangkalan.

Kegiatan normalisasi saat ini difokuskan di kawasan Desa Parakan Jaya, Kecamatan Kemang, tepatnya di jalur Kali Angke hingga sepanjang jalur Desa Parakan Jaya menuju Jalan Raya Parung. Pada Senin (21/7/2026), dua unit alat berat jenis ekskavator diterjunkan untuk melakukan pengerukan dan pendalaman sungai.

Berdasarkan data di lapangan, normalisasi di lokasi tersebut terakhir kali dilakukan pada 2005. Selama lebih dari dua dekade, sedimentasi menyebabkan pendangkalan sungai sehingga aliran air tidak lagi berjalan optimal. Kondisi tersebut juga menjadi salah satu penyebab terhambatnya aliran air yang berdampak hingga kawasan Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) di Desa Kemang.

Selain di Desa Parakan Jaya, Pemkab Bogor juga akan melanjutkan program normalisasi di sejumlah titik lain di Kecamatan Kemang, meliputi wilayah Desa Kemang, Pondok Udik menuju Rancabungur, hingga Desa Jampang.

Untuk kawasan Desa Jampang, pekerjaan pengerukan, pendalaman, dan pelebaran sungai telah selesai dilaksanakan. Saat ini, DLH Kabupaten Bogor memasuki tahap akhir berupa pembersihan material dan puing hasil normalisasi agar fungsi sungai dapat kembali berjalan optimal.

Camat Kemang, Imam Mahmudi, menyampaikan apresiasi atas langkah cepat DLH Kabupaten Bogor dalam menangani persoalan pendangkalan sungai yang selama ini menjadi penyebab terganggunya aliran air di wilayah tersebut.

"Kami mengapresiasi sinergi DLH Kabupaten Bogor yang bergerak cepat melakukan normalisasi di wilayah Kemang. Titik ini memang sudah lama mengalami pendangkalan dan menjadi salah satu penyebab terhambatnya aliran air," ujarnya.

Menurut Imam, melalui pengerukan dan pendalaman sungai tersebut diharapkan kapasitas tampung aliran air kembali meningkat sehingga mampu meminimalkan risiko banjir, terutama saat musim hujan tiba.

Program normalisasi sungai ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menjaga fungsi sungai, memperlancar aliran air, serta mengurangi potensi banjir melalui penanganan yang dilakukan secara bertahap, terukur, dan berkelanjutan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X