• Selasa, 13 Oktober 2026

Lapas Terbuka Kendal Jadi Destinasi Edukasi, Siswa SD Belajar Pertanian dan Pemasyarakatan

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Sabtu, 18 Juli 2026 | 20:49 WIB
Lapas Terbuka Kendal Jadi Destinasi Edukasi, Siswa SD Belajar Pertanian dan Pemasyarakatan
Lapas Terbuka Kendal Jadi Destinasi Edukasi, Siswa SD Belajar Pertanian dan Pemasyarakatan

KENDAL, MAHATVA.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka Kelas IIB Kendal terus memperkuat perannya sebagai pusat pembinaan yang produktif sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat. Melalui program Agro Wisata Edukasi Pemasyarakatan, Lapas Terbuka Kendal menerima kunjungan outing class siswa-siswi SD Negeri 2 Bleder pada Sabtu (18/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan dunia pemasyarakatan kepada generasi muda sekaligus memberikan pengalaman belajar secara langsung melalui berbagai program pembinaan kemandirian yang dijalankan di lingkungan Lapas Terbuka Kendal.

Para siswa didampingi langsung oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik dan Giatja), Iwan Kusmawan, bersama jajaran petugas selama mengikuti rangkaian kegiatan edukatif.

Dalam sesi pengenalan, Iwan Kusmawan menjelaskan bahwa konsep pemasyarakatan saat ini telah mengalami perubahan paradigma, dari sekadar sistem pemenjaraan menjadi sistem pembinaan yang berorientasi pada pembentukan karakter dan keterampilan warga binaan.

Menurutnya, warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga memperoleh berbagai pelatihan agar memiliki bekal keterampilan dan mampu hidup mandiri setelah kembali ke masyarakat.

"Lapas Terbuka Kendal mengedepankan pembinaan yang produktif dan edukatif. Melalui berbagai program kemandirian, warga binaan dibekali keterampilan sehingga memiliki bekal untuk hidup mandiri setelah kembali ke tengah masyarakat. Kami juga ingin memperkenalkan kepada anak-anak bahwa pemasyarakatan adalah proses pembinaan, bukan sekadar penghukuman," ujar Iwan Kusmawan.

Siswa Belajar Langsung di Area Pembinaan

Usai mendapatkan penjelasan, para peserta diajak berkeliling mengunjungi berbagai unit pembinaan unggulan yang menjadi bagian dari Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Terbuka Kendal.

Mereka mengunjungi rumah maggot, kolam budidaya ikan, kandang ayam KUB, rumah kompos untuk produksi pupuk organik, kandang sapi, kandang domba, hingga lokasi pembuatan pakan fermentasi bagi ternak.

Antusiasme para siswa terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka aktif bertanya mengenai proses budidaya ternak, pemanfaatan limbah menjadi pupuk organik, hingga penggunaan maggot sebagai pakan alternatif yang ramah lingkungan.

Sebagai penutup kegiatan, para siswa diajak mempraktikkan cara menanam bibit cabai menggunakan media tanam polybag. Bibit yang telah ditanam kemudian dibawa pulang ke sekolah untuk dirawat sebagai bagian dari pembelajaran berkelanjutan.

Lapas Terbuka Kendal Jadi Pusat Edukasi Masyarakat

Di tempat terpisah, Kepala Lapas Terbuka Kendal Nu'man Fauzi menegaskan bahwa program Agro Wisata Edukasi Pemasyarakatan merupakan bentuk keterbukaan lembaga pemasyarakatan kepada masyarakat sekaligus memperlihatkan hasil nyata pembinaan warga binaan.

Menurutnya, Lapas Terbuka Kendal tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembinaan narapidana, tetapi juga dapat menjadi pusat edukasi mengenai pertanian, peternakan, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.

"Kami ingin menghadirkan Lapas Terbuka Kendal sebagai pusat edukasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui kunjungan seperti ini, masyarakat khususnya pelajar dapat melihat secara langsung bahwa warga binaan dibina dengan berbagai kegiatan produktif yang bernilai ekonomi dan edukatif. Ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kepedulian terhadap sektor pertanian, peternakan, dan lingkungan sejak usia dini," ungkap Nu'man Fauzi.

Sekolah Apresiasi Program Edukasi

Wali Kelas SD Negeri 2 Bleder, Merinda, memberikan apresiasi terhadap program yang diselenggarakan Lapas Terbuka Kendal. Ia menilai kegiatan belajar di luar kelas seperti ini memberikan pengalaman nyata yang sangat bermanfaat bagi peserta didik.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X