• Selasa, 13 Oktober 2026

SKK Migas: EOR Lapangan Walio Petrogas Naikkan Produksi Minyak 250 Persen

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Rabu, 15 Juli 2026 | 00:38 WIB
SKK Migas: EOR Lapangan Walio Petrogas Naikkan Produksi Minyak 250 Persen
SKK Migas: EOR Lapangan Walio Petrogas Naikkan Produksi Minyak 250 Persen

JAKARTA, MAHATVA.ID – Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, mengungkapkan keberhasilan penerapan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR) di Lapangan Walio yang dikelola KKKS PT Petrogas di Papua. Program tersebut mampu meningkatkan produksi minyak hingga 250 persen hanya dalam waktu enam bulan sejak injeksi kimia pertama dilakukan pada awal 2026.

Djoko Siswanto menyampaikan, selain meningkatkan produksi minyak, implementasi EOR juga berhasil menurunkan water cut atau kandungan air dalam produksi minyak dari 93 persen menjadi 85 persen. Capaian tersebut dinilai menjadi indikator keberhasilan teknologi EOR dalam mengoptimalkan produksi lapangan minyak tua.

"Alhamdulillah, EOR di Lapangan Walio K3S PT Petrogas, Papua berhasil menaikkan produksi minyak 250 persen dalam waktu enam bulan sejak injeksi pertama pada awal tahun 2026. Water cut juga turun dari 93 persen menjadi 85 persen," ujar Djoko Siswanto.

Menurutnya, keberhasilan di Lapangan Walio menjadi momentum penting untuk memperluas penerapan teknologi EOR di berbagai lapangan minyak tua lainnya di Indonesia.

Djoko mengungkapkan, mulai Agustus hingga Desember 2026, SKK Migas bersama sejumlah Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) akan melaksanakan peresmian injeksi kimia EOR di beberapa lapangan minyak tua sebagai bagian dari strategi peningkatan produksi migas nasional.

Ia berharap keberhasilan tersebut dapat mendorong KKKS lain yang belum menerapkan teknologi EOR untuk segera mengadopsinya guna meningkatkan lifting minyak nasional.

"Insya Allah mulai bulan Agustus 2026 hingga Desember 2026 akan dilakukan peresmian injeksi kimia EOR pada sejumlah lapangan minyak tua di beberapa KKKS. Mohon doa semoga dapat diikuti juga oleh KKKS lain yang belum menerapkan EOR. Aamiin Ya Rabbal Alamin," katanya.

Penerapan Enhanced Oil Recovery (EOR) menjadi salah satu strategi utama pemerintah melalui SKK Migas dalam mengoptimalkan produksi dari lapangan minyak yang telah memasuki fase penurunan alami. Dengan teknologi ini, minyak yang masih tersisa di reservoir dapat diproduksi lebih optimal melalui injeksi bahan kimia maupun metode lainnya.

Keberhasilan implementasi EOR di Lapangan Walio diharapkan menjadi contoh bagi pengembangan teknologi serupa di berbagai wilayah Indonesia, sekaligus mendukung target peningkatan produksi minyak nasional dan memperkuat ketahanan energi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X