“Setelah kami meninjau, masih ada beberapa perbaikan kecil yang perlu dilakukan. Kami meminta agar seluruh perbaikan tersebut diselesaikan sebelum serah terima. Yang terpenting pembangunan gedung sekolah, rumah susun guru, dan asrama putra-putri dapat selesai tepat waktu,” tegasnya.
Dengan luas lahan mencapai 5,4 hektare, Sekolah Rakyat di Cikarang Pusat diharapkan menjadi salah satu model pendidikan berasrama yang mampu memberikan kesempatan belajar yang lebih baik bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Keberadaan sekolah ini juga diharapkan dapat mendukung program pemerataan akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa mendatang.