• Sabtu, 17 Oktober 2026

Menlu Sugiono Sambut Kepulangan 9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla, Korban Penahanan Israel Mengaku Disiksa

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Senin, 25 Mei 2026 | 13:07 WIB
Menlu Sugiono Sambut Kepulangan 9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla, Korban Penahanan Israel Mengaku Disiksa
Menlu Sugiono Sambut Kepulangan 9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla, Korban Penahanan Israel Mengaku Disiksa

Herman juga mengaku terdapat dugaan pelecehan seksual terhadap tahanan laki-laki maupun perempuan selama proses penahanan.

“Bahkan banyak juga kasus pelecehan seksual yang diterima baik laki-laki maupun perempuan ketika proses tersebut. Kami diperlakukan seperti hewan,” katanya.

Dalam konferensi pers tersebut, Herman tampak menangis saat menyampaikan kondisi warga Palestina yang menurutnya jauh lebih menderita dibandingkan pengalaman yang mereka alami.

“Semua ini tidak menjadikan kami merasa paling berjasa. Apa yang kami lakukan sangat kecil dibanding penderitaan saudara-saudara kita di Palestina,” ucapnya dengan suara bergetar.

Sementara itu, relawan lainnya, Rahendro Herubowo, mengaku mengalami pemukulan hingga disetrum oleh tentara Israel saat berada dalam tahanan.

“Saya dipukul kepala berkali-kali, badan depan belakang, sempat diinjak, dan terakhir disetrum hingga saya berteriak keras baru mereka berhenti,” ungkap Rahendro.

Ia juga menyebut para tahanan dibawa ke ruangan khusus yang menurutnya telah dipersiapkan untuk penyiksaan.

Berikut daftar sembilan WNI relawan yang sempat ditahan Israel berdasarkan laporan GPCI:

  1. Herman Budianto Sudarson – GPCI/Dompet Dhuafa

  2. Ronggo Wirasanu – GPCI/Dompet Dhuafa

  3. Andi Angga Prasadewa – GPCI/Rumah Zakat

  4. Asad Aras Muhammad – GPCI/Spirit of Aqso

  5. Hendro Prasetyo – GPCI/SMART 171

  6. Bambang Noroyono – Republika

  7. Thoudy Badai Rifan Billah – Republika

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X