• Senin, 19 Oktober 2026

Djoko Siswanto: Setetes Minyak Dalam Negeri Jadi Penopang Ketahanan Energi Nasional

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Kamis, 23 April 2026 | 20:21 WIB
Djoko Siswanto: Setetes Minyak Dalam Negeri Jadi Penopang Ketahanan Energi Nasional
Djoko Siswanto: Setetes Minyak Dalam Negeri Jadi Penopang Ketahanan Energi Nasional

Riau, MAHATVA.ID – Di tengah gejolak global yang semakin tidak menentu, upaya menjaga ketahanan energi nasional menjadi tantangan serius. Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, menegaskan bahwa setiap tetes minyak dari dalam negeri kini memiliki nilai strategis bagi Indonesia.

Menurut Djoko, pasokan minyak dan gas (migas) dari luar negeri semakin sulit diperoleh. Jika pun tersedia, harganya melonjak tinggi dan berpotensi membebani keuangan negara. Dalam kondisi tersebut, produksi domestik menjadi tumpuan utama dalam menjaga ketersediaan energi nasional.

“Setetes minyak dari dalam negeri sangat berarti untuk menjamin ketersediaan energi bagi masyarakat,” ujar Djoko dalam kunjungan lapangannya.

Sorotan utama kunjungan tersebut tertuju pada Blok Rokan, salah satu tulang punggung produksi minyak nasional yang dikelola oleh Pertamina Hulu Rokan.

Di wilayah ini, keberlangsungan operasi sangat bergantung pada pasokan listrik yang menjadi “jantung” bagi ribuan pompa angguk untuk mengangkat minyak dari dalam bumi. Namun sejak akhir Desember 2025, pembangkit listrik di kawasan tersebut mengalami gangguan berulang.

Hingga April 2026, proses perbaikan belum sepenuhnya rampung. Kondisi ini berdampak langsung terhadap laju produksi minyak yang tertahan akibat terganggunya operasional.

Tidak tinggal diam, Djoko Siswanto turun langsung ke lapangan untuk memastikan progres perbaikan berjalan serta memberikan motivasi kepada para pekerja. Kehadirannya di tengah tekanan target produksi menjadi dorongan moral bagi tim operasional.

“Setetes minyak dan sedetik waktu sangat berarti bagi negara, bangsa, dan masyarakat,” tegasnya.

Pesan tersebut mencerminkan urgensi yang dihadapi industri migas nasional saat ini. Efisiensi waktu dan optimalisasi produksi menjadi kunci dalam menjaga ketahanan energi di tengah tekanan global.

Kunjungan ini sekaligus menegaskan bahwa masa depan energi Indonesia sangat bergantung pada kinerja sektor hulu dalam negeri. Dari pompa angguk di Rokan hingga kebijakan di tingkat pusat, setiap detik dan setiap tetes minyak menjadi faktor penentu keberlanjutan energi nasional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X