BOGOR, MAHATVA.ID – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bogor menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Arsip Keluarga di Hotel Pesona Anggraini, Selasa (21/4/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan arsip keluarga yang tertib, aman, dan mudah diakses saat dibutuhkan.
Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bogor, Iwan Irawan, menegaskan bahwa Bimtek ini tidak hanya membatasi penyampaian materi, tetapi juga mendorong perubahan kebiasaan masyarakat dalam mengelola dokumen penting.
Menurutnya, arsip keluarga seperti Kartu Keluarga, KTP, akta kelahiran, ijazah, buku nikah, sertifikat tanah, hingga dokumen kesehatan merupakan aset penting yang kerap tidak dikelola dengan baik.
“Banyak arsip penting yang disimpan tidak teratur, bercampur, bahkan mudah rusak atau hilang. Padahal saat dibutuhkan, justru dokumen itu yang paling menentukan,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan praktis terkait pengelompokan arsip berdasarkan jenis, teknik penyimpanan yang aman, serta langkah-langkah sederhana untuk melindungi dokumen dari kerusakan akibat udara, panas, kelembaban, maupun faktor usia.
Iwan menekankan bahwa manfaat utama dari kegiatan ini adalah terciptanya kesiapan administrasi di tingkat keluarga, sehingga masyarakat tidak lagi mengalami kendala saat membutuhkan dokumen-dokumen penting.
“Tujuannya sederhana, agar masyarakat tidak lagi kesulitan dalam mengurus sekolah, pekerjaan, perbankan, atau layanan administrasi lainnya karena arsip sudah tertata dengan baik,” jelasnya.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu membangun kesadaran bahwa pengelolaan arsip bukan hanya tanggung jawab instansi, melainkan kebutuhan dasar setiap keluarga.
DAP Kabupaten Bogor juga mendorong peserta untuk langsung menerapkan ilmu yang diperoleh di lingkungan rumah masing-masing, mulai dari proses pengumpulan, pemilahan, hingga penyimpanan dokumen secara terstruktur.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap terjadi perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga dokumen penting keluarga secara lebih tertib, sederhana, dan berkelanjutan.