Empat Tuntutan Utama KNPI:
Satu: Penyelesaian Hak Ulayat
KNPI menyoroti belum tuntasnya penyelesaian hak ulayat masyarakat adat Tanimbar yang terdampak proyek Masela.
Dua: Transparansi Tahapan Proyek
Inpex didesak membuka jadwal dan tahapan pekerjaan, terutama menjelang rencana groundbreaking sebelum Lebaran 2026.
Tiga: Pemberdayaan Vendor Lokal
Minimnya keterlibatan pengusaha asli Tanimbar dalam rantai pasok proyek menjadi perhatian serius.
Empat: Keterbukaan Rekrutmen Tenaga Kerja
Informasi terkait peluang kerja dan pelatihan bagi tenaga kerja lokal dinilai masih sangat terbatas.
Selain itu, KNPI mendesak DPRD untuk memperketat fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan proyek, terutama dalam memastikan transparansi pengelolaan dana Corporate Social Responsibility (CSR) serta penyaluran kompensasi bagi masyarakat terdampak.
Terlepas dari itu, Sorotan utama diarahkan pada perlindungan hak-hak nelayan di Desa Lermatang dan Desa Lainya yang dinilai belum sepenuhnya terakomodasi secara adil dan terbuka.